Menangis Lihat Pelang Matahari Malioboro Diturunkan, Kakek Ini Ungkap Kenangannya 33 Tahun
YOGYAKARTA, iNews.id - Video seorang kakek menangis saat melihat detik-detik pelang Matahari Department Store (MDS) di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, diturunkan beredar luas di media sosial. Pria ini tampak bersedih melihat tempatnya bekerja selama puluhan tahun dan memberikan banyak kenangan untuknya itu ditutup.
Video ini beredar di media sosial hingga Rabu (7/7/2021). Dalam video disebutkan, Matahari Department Store di Malioboro itu resmi ditutup ditandai dengan penurunan pelangnya oleh sejumlah petugas, Senin (5/7/2021).
"Selamat siang guys, hari ini adalah penurunan dari logo Matahari," kata laki-laki yang memvideokan sejumlah pekerja bersiap-siap menurunkan pelang Matahari, dikutip iNews.id dari video yang beredar di media sosial.
Dia lalu menemui seorang kakek yang dipanggil Bapak Bento. Wajah kakek yang berdiri tidak jauh dari Matahari itu terlihat diliputi kesedihan mendalam. Dia mengaku sudah 33 tahun mengabdi di Matahari Department Store Malioboro. Bahkan, dia menghitung Senin lalu, pusat perbelanjaan itu tepat berusia 33 tahun, 3 bulan dan 20 hari berdiri di sana.
"Pada hari ini tanggal 5 Juli 2021, tepat Matahari MDS Maliboro 1 berumur 33 tahun, 3 bulan 20 hari, tepat pada hari ini secara resmi logo MDS dilepas alias ditutup untuk umum," kata Bento.
Pria tersebut awalnya masih bisa menahan tangis. Dengan terbata-bata, dia menyampaikan terima kasih mewakili teman-temannya yang telah mengabdi bekerja di Matahari Department Store Malioboro. Namun, dia akhirnya menangis.
"Saya dengan niat yang ikhlas dan tulus, mewakili teman-teman semua baik yang sudah purnatugas atau yang pernah di sini, kepada bapak ibu pimpinan baik yang sudah purnatugas, yang telah menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk Matahari," katanya.
"Saya dengan niat yang ikhlas dan tulus mewakili teman-teman semua menyampaikan rasa hormat yang setinggi-tingginya, menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya, menyampaikan apresiasi dan dedikasi yang tinggi atas segala kebaikan dan manfaat yang diperoleh selama kita bekerja bersama MDS Malioboro 1," katanya.
Dia mengatakan, Matahari Malioboro memberikan banyak kenangan untuknya dan mereka yang pernah bekerja di sana.
"MDS Malioboro menjadi kenangan untuk kita semua. Sekali lagi MDS Malioboro 1 menjadi kenangan untuk kita semua. Salam sehat, salam prokes, semangat selalu. Saya Bento MBS Malioboro, terima kasih dan terima kasih," katanya.
Video ini mendapat banyak respons dari netizen. Netizen pun mengungkapkan kesedihannya pada pusat perbelanjaan yang memberikan banyak kenangan bagi mereka.
"Pagi2 dpt video Matahari Malioboro ditutup. Klo pemiliknya mgkin bs mutasi ke bisnis lain, tapi gmn karyawan2nya. Ini jd kbr duka yg lain. Smg ada jalan dan ada hikmahnya," kata akun Hairus.
"Toko matahari legenda 33 tahun akhirnya tutup," kata netizen dengan akun @Amrond4
"Bagiku matahari di malioboro juga penuh kenangan. Dan besok logo itu tinggal memori. apa kenanganmu dengan matahari? Sedih,satu per satu tempat bersejarah itu tinggal kenangan Dan hilang ditelan jaman," tulis Taufik Ridwan.
"Kenangan di Matahari DS 1, nyari perlengkapan seserahan pernikahan di sana," kata Maratun Mara
"Sedih," tulis Herman Dody Mnlp CHt.
"Tempat nongkrrong pas sma...," tulis Pak HeRry.
Manajemen PT Matahari Department Store Tbk sebelumnya dalam siaran pers kepada Bursa Efek Indonesia pada akhir April lalu menyampaikan, tengah mengawasi 23 gerai dalam pemantauan dan berencana menutup 13 gerai pada tahun ini. Langkah itu diambil menghadapi tantangan perekonomian saat ini.
Editor: Maria Christina