Merasa Terancam, Pria di Kulonprogo Bacok Mantan Suami dari Istrinya

Kuntadi ยท Kamis, 12 Desember 2019 - 12:37 WIB
Merasa Terancam, Pria di Kulonprogo Bacok Mantan Suami dari Istrinya
Polres Kulonprogo saat jumpa pers kasus penganiayaan dengan senjata tajam. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Sukardiyono (45) warga Jogoboyo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo jadi korban penganiayaan suami baru dari mantan istrinya. Dia menderita luka terbuka pada bagian kepala dan jari tangan akibat dianiaya dengan senjata tajam.

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo AKP Sujarwo mengatakan, peristiwa ini bermula saat korban datang ke rumah mantan istri bersama suami barunya di Siluwok, Tawangsari, Kecamatan Pengasih, Kulonprogo, DIY. Saat itu dia datang bersama dengan Sutik Sunaryati (istri baru) dan Ecin (anak korban hasil pernikahan dengan istri pelaku) pada Senin (8/12/2019).

Kedatangannya mereka untuk mengantarkan Ecin dan meminta surat-surat untuk keperluan mengurus beasiswa. Namun saat berada di dalam rumah, korban cekcok dengan AK (28) suami baru dari mantan istrinya.

BACA JUGA: Tak Terima Lapak Sabung Ayamnya Digerebek, Pemuda di Probolinggo Lawan Polisi

Pelaku AK yang emosi kemudian mengambil parang sepanjang 40 cm dan membacok korban. Mendapat serangan, korban kabur keluar rumah dan meminta pertolongan. Warga setempat yang mendengar keributan kemudian melerai pertengkaran keduanya.

Akibat penganiayaan tersebut, korban yang menderita luka-luka dilarikan ke rumah sakit. Dia mendapat 13 jahitan di kepala. Istri korban Sunaryati tak terima dan membawa kasus penganiayaan tersebut ke ranah hukum.

“Untuk tersangka sudah kami amankan di wilayah Gamping, Sleman,” ujar Sujarwo, Kamis (12/12/2019).

BACA JUGA: Baru Keluar Penjara, Residivis Kasus Narkoba di Medan Kembali Ditangkap Edarkan Sabu

Menurutnya, polisi telah melakukan penahanan terhadap pelaku. Selain itu juga menyita barang bukti berupa parang yang digunakan untuk membacok serta kaus korban yang berlumuran darah.

“Atas perbuatannya, kami menjerat pelaku dengan Pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman maksimal 2 tahun 6 bulan,” katanya.

Pengakuan pelaku AK, dia nekat menganiaya korban karena emosi. Tanpa ada komunikasi, korban datang ke rumah dan langsung menarik kausnya. Tak hanya itu, korban juga mengancam akan melaporkan dia kepada teman-temannya agar digeruduk.

“Karena dia mengancam akan menggeruduk, saya emosi dan ambil parang dan membaciknya,” ujar AK.

Menurutnya, antara korban dan pelaku selama ini sudah saling mengenal. Apalagi korban merupakan mantan suami dari istrinya. Namun pelaku tak terima lantaran kerap mendapat ancaman dari korban hingga dia melakukan penganiayaan.

“Sejak saya melamar sampai kemarin, saya terus diancam. Selama ini saya hanya diamankan,” ucapnya.


Editor : Donald Karouw