Napi di Lapas Disebut Jadi Otak Komplotan Maling Motor DIY

Kuntadi ยท Rabu, 03 April 2019 - 19:21 WIB
Napi di Lapas Disebut Jadi Otak Komplotan Maling Motor DIY
Ilustrasi lapas. (Foto: Dok iNews).

SLEMAN, iNews.id – Polisi mendalami keterlibatan napi di lapas Solo dalam aksi pencurian motor di DI Yogyakarta. Pelaku dinilai sebagai otak aksi curanmor yang mengincar kompleks kos-kosan mahasiswa di daerah tersebut.

Kapolsek Depok Barat, Kompol Sukirin Haryanto mengatakan, dari pengakuan para tersangka, aksi mereka dikendalikan seorang napi. Hal inilah yang sedang didalami aparat kepolisian.

"Karena, setiap hasil penjualan ada yang disetor kepada keluarga napi ini," kata Sukirin di Mapolsek Depok Barat, Kabupaten Sleman, DIY, Rabu (3/4/2019).

BACA JUGA: Maling 13 Motor, Komplotan Curanmor DIY Ditangkap Polisi

Para pelaku, AJ (19), MG (22), RP (21), dan FH (24) yang merupakan warga Lampung Timur. Kemudian WP (31) dan AS (31), warga Jawa Tengah (Jateng) yang menjadi penadah hasil curian mereka.

"Sementara ini mereka mengakui sudah 13 lokasi, dan semuanya dijual ke Solo," ujar dia.

Sebagian besar aksi komplotan ini menyasar rumah kos mahasiswa. Mereka menggunakan kunci T untuk membawa kabur motor curiannya.

BACA JUGA: Mengaku Gila, Nama Hartono Melegenda sebagai Pencuri Motor Kelas Kakap

Seorang pelaku, RP mengatakan, sudah tiga kali beraksi sendirian di kawasan DIY. Dari hasil jual motor-motor tersebut ke penadah, dia mendapatkan uang sebesar Rp1 juta

"Uangnya untuk makan dan kebutuhan sehari-hari," ujarnya.

Sebelumnya, polisi menangkap enam pelaku pencurian motor di wilayah DI Yogyakarta. Komplotan ini telah maling 13 motor dengan sasaran kompleks kos-kosan mahasiswa.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal