Ngeri, Kakek-Kakek Ini Dihajar Sekelompok Remaja hingga Tewas
PHILADELPHIA, iNews.id - Sungguh mengerikan. Seorang kakek-kakek dihajar sekelompok beradal remaja di jalanan. Kakek malang ini dipukuli dengan traffic cone.
Akibat kejadian ini sang kakek bernama James Lambert Jr (73) meninggal dunia. Hingga saat ini, belum satu pun dari bocah liar itu berhasil ditangkap.
Kakek James dihajar tujuh remaja laki-laki dan perempuan di Cecil B Moore Avenue, Philadelphia, Pennsylvania, 24 Juni lalu. Aksi sadis itu terekam kamera CCTV yang dipasang di pingdir jalan.
Polisi kesulitan menangkap para pelaku. Mereka merilis video tragis tersebut dan meminta bantuan masyarakat untuk mengidentifikasi para pelaku.
Bagi warga yang dapat membantu penyelidikan kasus ini, polisi menyediakan hadiah sebesar 20.000 Dolar AS atau hampir Rp300 juta.
Selain video, polisi juga membagikan klip tambahan dari tersangka. Mereka terdiri atas empat laki-laki dan tiga perempuan, yang diyakini berusia antara 13-17 tahun.
Dalam rekaman CCTV tampak korban yang tak siap mendapat serangan, tiba-tiba dipukul menggunakan traffic cone dari belakang. Serangan itu membuatnya tersungkur di trotoar.Serangan itu juga sengaja direkam oleh salah satu remaja tersebut. Selanjutnya, seorang gadis muda kembali mengambil traffic cone dan memukulkannya kepada Lambert. Dia lalu kabur.
Lambert yang saat itu masih hidup berupaya melarikan diri. Namun gadis yang sama mengejar dan kembali memukulkan traffic cone ke arah korban lalu menghilang.
Tiga remaja pria juga terekam mengejar Lambert. Namun adegan itu tak lagi terekam CCTV.
Polisi mengatakan James menderita beberapa luka di kepala. Dia sempat dibawa ke rumah sakit terdekat namun dinyatakan meninggal.
Kepada NBC10, keluarga Lambert yang patah hati mengaku benar-benar terkejut dengan kematiannya. Mereka sama sekali tidak menyangka sekelompok anak-anak berada di pembunuhan tersebut.
Rekaman ini pun memicu banyak reaksi warga net. Mereka berharap agar para pelaku segera ditangkap.
"Ya Tuhan. Siapa yang membesarkan anak-anak ini? Saya menantang kita semua untuk maju,” katanya seorang netizen di Twitter.
Editor: Ainun Najib