get app
inews
Aa Text
Read Next : Kalsel Raih Peringkat Pertama Nasional Indeks Ketahanan Pangan 2025

Optimalisasi Lahan Kering, Gunungkidul Bangun Irigasi di 4 Titik

Senin, 18 Oktober 2021 - 09:17:00 WIB
 Optimalisasi Lahan Kering, Gunungkidul Bangun Irigasi di 4 Titik
Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto meresmikan irigasi perpompaan di Ponjong. (Foto : Antara/HO-Humas Pemkab Gunungkidul)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Pemkab Gunungkidul menginisiasi pembangunan irigasi di empat titik. Ini untuk mendukung program optimalisasi lahan kering guna mewujudkan ketahanan pangan lokal.

"Pembangungan irigasi tersebut meliputi perpompaan, perpipaan, hingga damparit yang ada di Kecamatan Ponjong, Purwosari, Saptosari, dan Ngawen," kata Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul, Raharjo Yuwono di Gunungkidul, Senin (18/10/2021).
 
Menurut Raharjo, pembangunan irigasi dilakukan untuk berbagai jenis lahan pertanian agar hasilnya ke depan jadi lebih optimal, seperti tanaman hortikultura dan perkebunan di empat wilayah tersebut.

Dia mengatakan belum lama ini, pihaknya meresmikan bangunan air sumur pompa listrik di Pedukuhan Gojo, Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar. Termasuk jaringan irigasi untuk lahan pertanian kering di lahan tersebut. Pembangunan sumur pompa listrik tersebut menghabiskan dana Rp142,125 juta dari pemerintah pusat.

Raharjo mengatakan keberadaan pompa air tersebut akan meningkatkan kemampuan produksi lahan kering. Pola tanamnya pun juga ikut berubah, mulai dari yang sebelumnya padi-palawija-bera menjadi padi-padi-alawija dalam satu tahun.

"Anggaran tersebut untuk membangun sumur bor di dua titik dengan jangkauan ke lahan seluas 25 hektare. Pembangunannya sendiri dilakukan secara swadaya oleh kelompok tani dibantu masyarakat," katanya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan peningkatan irigasi akan membuat produksi dan panen pangan bisa meningkat jadi tiga kali dalam setahun.

"Kondisi ini juga didukung dengan persediaan pupuk bersubsidi yang dipastikan mencukupi untuk tahun ini," katanya.

Editor: Ainun Najib

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut