Panwaslu Kulonprogo Ajak Media Netral dalam Pileg dan Pilpres

Kuntadi ยท Selasa, 19 Desember 2017 - 11:19 WIB
Panwaslu Kulonprogo Ajak Media Netral dalam Pileg dan Pilpres
Anggota Panwaslu Kulonprogo saat menyosialisasikan pengawasan Pileg dan Pilpres kepada awak media di Kusuma Hotel, Wates. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kulonprogo, DIY menggelar sosialisasi pengawasan pemilu legislatif (Pileg) dan pemilu presiden (Pilpres) kepada media. Panwaslu mengajak media untuk netral dalam mejalankan tugas jurnalisik. Apalagi banyak pemilik media yang berafiliasi kepada partai politik.

“Harapan kita media bisa netral. Minimal di tingkat terbawah akan bisa memberikan informasi yang tepat,” kata Ketua Panwaslu Kulonprogo Suryono pada sosialisasi yang dilaksanakan di Kusuma Hotel, Wates, Selasa (19/12/2017).

Menurutnya, media memiliki fungsi sebagai salah satu penyalur informasi yang paling efektif. Mulai koran, radio, televisi hingga perkembangan zaman dengan portal berita. Informasi yang diberikan akan cepat, akurat dan bisa menyasar semua lapisan masyarakat.

Tidak terkecuali bagi para pemilih pemula yang belum banyak mendapatkan informasi tentang politik, dan pemilu maupun Pileg dan Pilpres 2019. Untuk itulah media harus bisa memberikan informasi yang tepat akurat dan berimbang.  

Terkait dengan banyaknya media yang berafiliasi ke politik, Suryono melihat menjadi ranah Bawaslu. Saat ini, Bawaslu sudah melakukan koordinasi dengan Dewan Pers terkait bagaimana model dan peran media dalam mewujudkan demokrasi. “Media menjadi bagian dari demokrasi yang harus ikut andil dalam proses berdemokrasi,” ucapnya.

Anggota Panwaslu Kulonprogo, Ria Harlinawati mengatakan peran media sangat dibutuhkan dalama melakukan proses pengawasan. Sebab dalam menjalankan tugasnya, di tingkat Kabupaten Kulonprogo hanya ada tiga orang pengawas. Nantinya akan dibentuk lagi di tingkat kecamatan dan desa. Termasuk relawan pengawasan dan masyarakat.

Anggota Panwaslu Kulonprogo, Tamyus Rohman mengatakan selama ini media di Kulonprogo sudah melakukan kerja sama yang baik dengan panwaslu. Bahkan dalam pilkada lalu, media bersama panwas kerap turun ke lapangan ketika ada indikasi kecurangan agar bisa ditekan. “Kita akan mendorong peran aktif dari masyarakat,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kulonprogo, Heri Darmawan mengatakan media memiliki peran vital dalam kehidupan bermasyaraka. Salah satunya perannya adalah dalam kaitan edukatif, sosial kontrol maupu agen perubahan.


Editor : Kastolani Marzuki