Pasutri asal Kulonprogo Ini Dua Kali Tertunda Berangkat Haji

Kuntadi ยท Rabu, 03 Juni 2020 - 10:04:00 WIB
Pasutri asal Kulonprogo Ini Dua Kali Tertunda Berangkat Haji
Pasangan Edy Wurdartono dan Anita Fajariyanti tertunda berangkat haji karena pandemi Covid-19. Foto : Istimewa

KULONPROGO, iNews.id – Keputusan Menteri Agama, Fachrul Razi yang membatalkan pelaksanaan ibadah haji 1441 Hijriah atau 2020 Masehi karena pandemi Covid-19, membuat pasangan suami istri, Edy Wundartono (37) dan Anita Fajariyanti (37) batal berangkat. Ini merupakan kali kedua bagi mereka menunda keberangkatan ke tanah suci untuk berhaji.

“Ini tahun kedua kami batal berhaji, dan mudah-mudahan tahun depan bisa berangkat,” ujar Anita, Rabu (3/6/2020).

Pasangan ini mestinya bisa menunaikan rukun Islam kelima ini pada 2019 lalu. Namun sang suami yang berdinas di Polres Kulonprogo tengah menjalani pendidikan yang tidak bisa ditinggalkan. Mereka pun menunda perjalanan ke tanah suci.

Semenjak pandemi Covid-19, pasangan ini sudah merasakan kekhawatiran akan adanya penundaan. Apalagi pemerintah Arab menutup akses masuk ke negaranya, untuk mencegah penularan Covid-19. Hanya dari Kementerian Agama tidak ada lagi informasi lebih lanjut.

Untuk memastikan keberangkatkan, pada pertengahan puasa lalu mereka telah membayar pelunasan biaya haji. Hingga akhirnya ada keputusan pembatalan ini.

“Kalau kecewa pasti, ya kita terima saja,” kata aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di Dinas Kominfo Kulonprogo ini.

Untuk bisa melaksaakan haji, mereka sudah mendaftar sejak 2011. Selama sembilan tahun mereka harus menunggu jadwal. Pada 2018 pasangan ini telah melaksanakan umrah dan sudah mengikuti manasik haji.

Sementara Edi Wundartono menyerahkan semuanya kepada pemerintah. Dia hanya jemaah yang akan mengikuti petunjuk dari pemerintah. Keputusan ini dipastikan menjadi yang terbaik dalam pencegahan Covid-19.

“Ini tidak dibatalkan hanya ditunda. Urusan ibadah harus tertunda pasti kecewa, ini kan untuk kebaikan,” ujarnya.

Di Kabupaten Kulonprogo ada 254 calon jemaah haji yang harus batal berangkat. Mereka akan diberangkatkan pada 2021, dengan harapan Covid-19 telah berakhir. Semua administrasi, seragam hingga pasport semuanya sudah jadi.


Editor : Kuntadi Kuntadi