Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sleman Terpilih Ditunda, Sekda Jadi Pelaksanan Harian
SLEMAN, iNews.id – Duet kepemimpinan Sri Purnomo dan Sri Muslimatun sebagai bupati dan wakil bupati Sleman periode 1996-2021 akan berakhir hari ini Rabu (17/2/2021). Hanya saja pasangan Kustini-Danang Maharsa sebagai pemenang pilkada 2020 tidak bisa langsung menggantikan, menunggu seluruh sengketa pilkada yang ditangani Mahkamah Konstitusi (MK) selesai.
Pelantikan pasangan bupati dan wakil bupati hasil pilkada 2020 rencananya akan dilaksanakan serentak se-Indonesia. Namun sampai saat ini masih ada gugatan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK) yang belum ada putusan. Hal ini menjadikan pelantikan bupati dan wakil bupati di sejumlah daerah ikut ditunda, termasuk di Kabupaten Sleman meski tidak ada gugatan.
Untuk mengisi kekosongan bupati dan wabup definitif, Sekretariat Daerah (Sekda) ditunjuk menjadi pelaksana harian (Plh). Rencananya Gubernur DIY akan menyerahkan surat keputusan Plh tersebut kepada Sekda di kantor Gubernur DY Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (17/2/2021) pagi ini. Sedangkan untuk serah terima jabatan (Sertijab) akan dilaksanakan di Pendopo Parasamnya Pemkab Sleman, siang harinya.
Sekda Sleman Harda Kiswaya mengaku sudah dihubungi dari Kemendagri terkait permasalahan ini. Namun tidak berani banyak berkomentar terkait penunjukkan plh bupati. Apakah secara otomis dirinya selaku sekda atau ada pejabat lain, karena yang menentukan gubernur.
“Saya sudah dihubungi Kemendagri dan ditanya sudah punya jas belum,” kata Harda, Selasa (16/3/2021) malam.
Meski begitu, Harda tetap tidak bisa memberikan kepastian, apakah itu tanda nanti Sekda yang akan manjadi Plh. Untuk kepastiannya, baru diketahui setelah menerima SK dari gubernur siapa Plh bupati Sleman yang akan diserahkan Rabu (17/2/2021).
“Saat ini siapa nanti Plh bupati, saya belum tahu,” ujarnya.
Pilkada Sleman 9 Desember 2020, peraih suara terbanyak pasangan Kustini-Danang Maharsa yang diusung PDIP dan PAN dengan partai pendukung Demokrat dan Gelora. Pasangan ini unggul dari Sri Muslimatun dan Amin Purnama yang diusung PKS, Golkar dan NasDem serta pasangan Danang Wicaksana Sulstya dan Agus Choliq yang diusung Gerindra, PKB dan PPP. Kustini merupakan istri dari Sri Purnomo yang menjabat Bupati Sleman periode 2016-2021, Sri.
Editor: Kuntadi Kuntadi