Pembagian Rapor Siswa di Sleman Tak Lagi Serentak di Tengah Pandemi Covid-19

Agregasi Harianjogja ยท Sabtu, 20 Juni 2020 - 14:47 WIB
Pembagian Rapor Siswa di Sleman Tak Lagi Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
Ilustrasi (Foto: Antara)

SLEMAN, iNews.id - Tahun ajaran 2019/2020 di Kabupaten Sleman diakhiri dengan pengumuman hasil belajar dan pembagian rapor pada hari ini, Sabtu (20/6/2020). Sejumlah sekolah membagi rapor dengan cara shift untuk mencegah kerumunan massa.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Arif Haryono menuturkan berkaitan dengan pandemi, sekolah diminta membatasi kegiatan yang mengumpulkan orang. Ada dua cara untuk mengumumkan hasil belajar siswa pada akhir tahun ajaran ini, yaitu dengan metode daring dan tatap muka. Dia menyerahkan pelaksanaannya kepada sekolah asalkan menaati protokol pencegahan Covid-19.

"Ada yang secara online, kalau harus tatap muka tetap harus memperhatikan protokol pencegahan Covid-19, meliputi jaga jarak, pakai masker, dan dibagi shift," kata Arif, dilansir dari website Harianjogja.com, Sabtu (20/6/2020).

Sejumlah sekolah berupaya menerapkan hal ini. Kepala SMPN 4 Depok, Caturtunggal, Depok Lilik Mardiningsih menuturkan pengumuman hasil belajar disampaikan melalui aplikasi WhatsApp. Sementara, pengambilan buku rapor dilakukan orang tua dengan datang langsung ke sekolah.

"Untuk pengumuman menggunakan Whatsapp business sekolah dengan cara siswa memasukkan NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), pengumuman langsung bisa dibaca. Kemudian orang tua yang mau ambil rapor (ke sekolah) ada fasilitas drive thru," ujar Lilik.

Pihaknya membagikan rapor untuk 131 siswa kelas VII dan 130 siswa kelas VIII. Namun, tidak semua rapor dibagikan hari Sabtu ini. Dalam sehari, pembagian dibatasi hanya untuk dua kelas saja.

Lilik telah menginformasikan jadwal pengambilan rapor kepada orang tua murid. Hari ini pembagian hanya diperuntukkan bagi siswa kelas VII A dan VII B. Kemudian kelas VII C dan VII D pada hari Senin (22/6/2020), kelas VIII A dan VIII B pada hari Selasa (23/6/2020), dan terakhir kelas VIII C dan VIII D pada hari Rabu (23/6/2020). Orang tua yang datang mengambil rapor diminta patuh protokol kesehatan dan siswa tidak perlu ikut serta.

Hal serupa juga dilakukan di SD Negeri Krapyak, Sidoarum, Godean. Kepala SDN Krapyak, Waliyem membuat pembagian shift untuk pengumuman kelulusan dan pembagian rapor siswa berdasarkan jam. Hari ini orang tua tinggal datang sesuai jadwal yang telah ditentukan.

"Dibuat shift. Kelas I-II sampai pukul 08.30, selanjutnya kelas III-IV, lalu satu setengah jam berikutnya kelas V," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul "Ada Pandemi, Terima Rapor di Sekolah Tak Lagi Serentak"


Editor : Nani Suherni