Pemkab Sleman Klaim PPKM Darurat Turunkan Mobilitas Penduduk hingga 30 Persen

Priyo Setyawan ยท Kamis, 22 Juli 2021 - 09:35:00 WIB
Pemkab Sleman Klaim PPKM Darurat Turunkan Mobilitas Penduduk hingga 30 Persen
Petugas memeriksa pengendara luar daerah yang masuk wilayah DIY di pos penyekatan Prambanan. (Foto : Dok Humas Polda DIY)

SLEMAN,iNews.id – Kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Sleman mampu menekan mobilitas penduduk. Pemkab Sleman mengklaim selama 3-20 Juli terjadi penurunan mobilitas penduduk di atas 30 persen.  
 
Kepala Dinas Perhubingan (Dishub) Sleman Arip Pramana mengatakan, dari hasil evaluasi pemantauan selama PPKM Darurat ada penurunan mobilitas masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari panjang antrean kendaraan harian di beberapa persimpangan jalan dengan alat pemberi isyarat lalu lintas (Apill) tidak sepanjang kondisi normal.   

Dari pantauan ATCS Dishub Pemda DIY, di empat lokasi yakni Jalan Kaliurang, Gejayan, Seturan dan Janti ada  penuruan 37 persen. Sedangkan dari lokasi pantauan Dishub Sleman, yakni di perempatan Syantikara, UNY, Kolombo, Pasar Stan, Tajem, Jalan Kaliurang UII dan Ngablak Turi mengalami penuruan 53 persen.

“Jika ini dibagi maka hasilnya terjadi penurunan hingga 45 persen,” katanya, Kamis (22/7/2021).

Sedangkan dari hasil penilaian kementerian koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) berbasis Google Traffic mobilitas masyarakat sleman turun 30 persen dan berbasis Facebook Mobility terjadi penuruan 28,6 persen.

“Dari analisa awal yang dilakukan maka, penurunan mobilitas masyarakat Sleman  hampir memenuhi target awal yang dicanangkan pemerintah pusat, antara  30 hingga 50 persen,” katanya.

Arip menjelaskan selama PPKM darurat, pihaknya  menerjunkan 30 personel. Mereka rutin melakukan pemantauan dan ikut juga dalam kegiatan penyekatan bersama Kepolisian di perbatasan Tempel-Magelang dan Prambanan-Klaten. Bersama Forum komunikasi pimpinan daerah, juga berpatroli disejumlah titik yang dianggap rawan kerumunan.
 
Kabupaten Sleman saat ini kembali menerapkan PPKM Darurat hingga 25 Juli 2021. Aturan tersebut tertuang dalam Intruksi Bupati Sleman nomor 18/2021 tentang PPKM Di Sleman dari 21 Juli-25 Juli 2021.

Editor : Kuntadi Kuntadi