Pemkot Yogya Sebut Penanganan 1 Pasien Butuh 10 Pakaian Hazmat per Hari

Nani Suherni ยท Selasa, 28 April 2020 - 08:39 WIB
Pemkot Yogya Sebut Penanganan 1 Pasien Butuh 10 Pakaian Hazmat per Hari
Pelaku UMKM di Jatim beralih produksi APD untuk penuhi kebutuhan tenaga medis. (Foto: Antara)

YOGYAKARTA, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta gelontorkan anggaran sebesar Rp2,4 milliar lebih untuk pengadaan masker, obat-obatan, vitamin, alat pelindung diri (APD) pada tahap pertama untuk penanganan Covid-19. Saat ini penggunaan APD di Kota Yogyakarta untuk satu pasien butuh 10 baju hazmat per hari.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menyampaikan dari total anggaran tersebut diperkiraan bisa membeli 4.500 APD. Dia mengungkapkan untuk menangani satu pasien dibutuhkan 10 pakaian hazmat setiap harinya. Sehingga tidak sembarangan membeli APD.

"Kami juga tidak mau kalau mendistribusikan barang (hazmat) tidak sesuai dengan standar yang berlaku," kata Heroe usai pemberian bantuan Alat pelindung Diri (APD) kepada PMI Kota Yogya di Komplek Balaikota, Senin (27/4/2020).

Dia menjelaskan target tahap pertama pembelian APD sebanyak 1.000 untuk dinas kesehatan, 1.500 untuk rumah sakit Pratama dan 2.000 buah untuk rumah sakit Jogja. Pihaknya menargetkan sebanyak 1.000 masker untuk mencukupi kebutuhan namun hal tersebut terkendala lantaran barang yang sulit didapat.

“Rencana target ada 1.000 masker tetapi hingga saat ini baru masuk sekitar 200 masker, karena barang tidak ada, kalau ada barang harga sangat tinggi, yang menawarkan banyak tetapi ketika diminta segera kirim tidak bisa," katanya dikutip website Pemkot Jogja.

Hingga akhir Mei, Pemkot Yogya menargetkan 6.000an APD untuk tenaga medis. Bagi warga atau instansi juga dipersilakan jika ingin memberikan donasi APD.


Editor : Nani Suherni