Penutupan Bandara Adisutjipto Diperpanjang, 8 Penerbangan Ditunda
YOGYAKARTA, iNews.id – Penutupan sementara Bandara Internasional Adi Sutjipto Yogyakarta diperpanjang hingga pukul 16.30 WIB. Penutupan ini disebabkan oleh sebaran hujan abu vulkanik Gunung Merapi.
Penutupan mulai dilakukan pukul 10.42 WIB dan sempat diperpanjang secara bertahap menjadi pukul 11.20 WIB, lalu diperpanjang kembali sampai pukul 11.40 dan kemudian pengumuman terakhir ditutup sampai pukul 16.30 WIB. Akibat penutupan ini, sebanyak delapan penerbangan ditunda dan satu penerbangan lainnya terpaksa return to base.
“Sampai saat ini kondisi bandara ditutup sejak pukul 10.42 WIB, perpanjangan penutupan sampai dengan saat ini ada delapan penerbangan yang tertunda dan satu penerbangan return to base dari Halim-Yogya kembali ke Halim,” kata Humas Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Liza Anindya, Jumat (11/5/2018).
Dia mengatakan, abu vulkanik membahayakan mesin pesawat dan dunia penerbangan. Menurut Hanik, hingga saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memutuskan apakah bandara sudah bisa kembali dibuka atau belum. “Kita lakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti Airnav, BMKG, krisis center. Kondisi di bandara, kita lakukan pengecekan run away juga dan saat ini masih dilakukan evaluasi,” katanya.
Sebelumnya, Bandara Adisutjpto Yogyakarta ditutup untuk penerbangan menyusul meluasnya sebaran debu vulkanik dari letusan Gunung Merapi, Jumat (11/5/2018) pagi. Aerodrome Bandara ditutup mulai pukul 10.42 WIB sambil menunggu perkembangan di lapangan.
PT Angkasa Pura untuk selanjutnya akan melihat perkembangan di lapangan. “Semuanya akan terus dimonitoring untuk melihat kondisi di lapangan. Apalagi debu vulkanik sebarannya semakin meluas,” ucap Liza.
Editor: Kastolani Marzuki