Perahu Terbalik Dihantam Ombak di Gunungkidul, 3 Nelayan Nyaris Tewas

Suharjono ยท Minggu, 21 Oktober 2018 - 18:14 WIB
Perahu Terbalik Dihantam Ombak di Gunungkidul, 3 Nelayan Nyaris Tewas
Tim SAR dibantu nelayan saat berusaha mengevakuasi tiga nelayan yang tenggelam setelah perahu yang ditumpangi terbalik dihantam ombak di Gunungkidul. (Foto: KORAN SINDO/Suharjono)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Gelombang besar yang terjadi di pantai selatan Gunungkidul, DIY nyaris memakan korban jiwa. Tiga nelayan lobster asal Pantai Baron, Tanjungsari, Gunungkidul tenggelam dan nyaris tewas setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik akibat dihantam ombak besar, Minggu (21/10/2018) siang.

Beruntung, ketiga nelayan itu berhasil diselamatkan tim SAR dan nelayan lainnya. Ketiga nelayan itu, masing-masing Sumardi (40), Eksan Wisnu (24) dan Iska Prayuda, (23). Mereka semuanya warga Desa Kemadang, Tanjungsari.

Dari ketiga nelayan itu, kondisi terparah dialami Sumardi karena harus menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan dua rekannya hanya mengalami shock dan sudah pulang ke rumah masing-masing.

Informasi di lokasi kejadian menyebutkan, peristiwa nahas yang dialami ketiga nelayan itu berawal saat mereka hendak mencari lobster di sisi barat Pantai Baron atau di sekitar Pantai Buluk.

Mereka berusaha keras untuk mencari haluan menghindari ombak agar bisa mencapai lokasi yang terkenal dengan jenis udang yang harganya cukup mahal tersebut. Namun usaha ketiganya gagal. Perahu jukung mereka justru dihantam ombak dan langsung terbalik.

Winarto, salah satu pemancing yang ada di dekat lokasi menuturkan, awalnya dia melihat kapal mendekat pinggir pantai. Kemudian kapal kembali ke tengah. "Tiba tiba ada  ombak besar, dan  menghantam kapal hingga terbalik. Para nelayan  yang berusaha berenang berteriak minta tolong dan kita langsung bergerak ke posko SAR," tuturnya.

Begitu menerima laporan beberapa nelayan bersama anggota SAR langsung berusaha melakukan evakuasi ketiga nelayan. Sekretaris SAR wilayah II Pantai Baron Surisdiyanto mengatakan, berkat aksi cepat yang dilakukan, ketiga korban akhirnya berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke darat.

"Satu korban harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari. Dia adalah Sumardi karena luka dan kondisi korban mengkhawatirkan. Sedangkan dua nelayan lainnya langsung pulang karena luka tidak begitu serius," ucapnya.

Dia menjelaskan, ketiga nelayan memang sudah terbiasa dengan keganasan ombak pantai selatan. Kendati demikian, pihaknya meminta semua nelayan tetap waspada dan menggunakan jaket pelampung saat melaut. "Karena kondisi gelombang laut sering kali berubah. Jadi nelayan harus meningkatkan kewaspadaan dan  mengutamakan keselamatan," katanya.


Editor : Kastolani Marzuki