Perketat Protokol Kesehatan, Wali Kota Yogyakarta Tak Ingin ada Klaster Idul Adha

Kuntadi ยท Senin, 27 Juli 2020 - 14:42 WIB
Perketat Protokol Kesehatan, Wali Kota Yogyakarta Tak Ingin ada Klaster Idul Adha
Pemkot Yogyakarta keluarga surat Edaran Perayaan Idul Adha, dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor 451/912/SE/2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Idul Adha 1441 H/2020 M, dalam situasi pandemi Covid-19. Regulasi ini untuk mencegah penularan Covid-19 dalam perayaan Idul Adha.

“Kami tidak ingin perayaan Idul Adha menjadi klaster baru Covid-19,” kata Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti di Pemkot Yogyakarta, Senin (27/7/2020).

Haryadi mengatakan, surat edaran ini dibuat bukan untuk mempersulit perayaan Idul Adha. Namun bagaimana agar penyelenggaraan ibadah melindungi dan mencegah Covid-19, sehingga masyarakat harus patuh terhadap protokol kesehatan yang sudah ada.

“Ini bukan untuk mempersulit, justru mendorong masyarakat meningkatkan semangat berkorban meski dalam situasi pandemi Covid-19,” katanya.

Selama ini, kemeriahan Hari Raya Idul Adha identik dengan kerumunan massa. Baik dalam pelaksanaan takbir, penjualan hewan kurban hingga pelaksanaan Salat Idul Adha dan penyembelihan kurban. Protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan dengan sabun tetap harus dilaksanakan.

Haryadi mengatakan, sampai saat ini ada 49 titik penjualan hewan kurban. Pedagang wajib mengajukan izin kepada pemkot Yogyakarta melalui camat.

Kepala Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Nur Abadi mengatakan pihaknya melarang pelaksanaan takbir keliling dengan mendasarkan pada SE Kemenag dan SE Wali Kota Yogyakarta. Takbir tetap bisa dilaksanakan di rumah atau masjid atau musala yang telah memiliki Surat Keterangan Aman Covid-19 dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta.

“Penyelenggaraan Salat Idul Adha di Masjid dan musala harus memiliki Surat Keterangan Aman Covid-19 dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta,” katanya.


Editor : Kuntadi Kuntadi