Pilkades di Sleman Ditunda Setelah Pelaksanaan Pilkada 2020

Kuntadi ยท Kamis, 13 Agustus 2020 - 14:00 WIB
Pilkades di Sleman Ditunda Setelah Pelaksanaan Pilkada 2020
Ilustrasi pilkades. (Foto: Istimewa)

SLEMAN, iNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menunda pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) sampai dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 selesai. Penundaan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Mendagri Nomor 141/4528/SJ tertanggal 10 Agustus.

“Kita sudah rakor dengan DPRD, KPU dan Bawaslu, untuk menunda pilkades dan kita laksanakan pada 20 Desember dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19,” kata Bupati Sleman, Sri Purnomo, Selasa (11/8/2020).

Pelaksanaan pilkades ini akan menggunakan sistem voting elektronik (e-voting). Sistem tersebut sebenarnya sudah siap untuk dipakai pada bulan ini. Namun karena ada instruksi dari Mendagri maka pesta demokrasi di tingkat desa harus ditunda pada bulan Desember.

“Jadi kami tidak mengandai-andai perubahan seperti apa karena sudah ditetapkan berupa peraturan daerah yaitu dengan metode e-voting,” kata Sri Purnomo.

Meski pelaksanaan pilkades ditunda, tidak ada pengaruh terhadap masa jabatan kades. Selama terjadi kekosongan akan diangkat penjabat sementara kepala desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sleman, Budiharjo mengatakan pihaknya sudah mengantisipasi terkait dengan keamanan sistem e-voting, yang akan akan dilakukan sebagai metode Pilkades 2020. Khususnya pada pada pengamanan sistem yang melekat.

“Kita sudah antisipasi keamanan sistem agar pada 20 Desember siap digunakan,” katanya.


Editor : Kuntadi Kuntadi