Polres Sleman Bongkar Komplotan Pembobol ATM Bermodal Alat Las dan Elpiji 3 Kg

Kuntadi ยท Rabu, 05 Agustus 2020 - 13:42 WIB
Polres Sleman Bongkar Komplotan Pembobol ATM Bermodal Alat Las dan Elpiji 3 Kg
Polres Sleman mengungkap komplotan pencuri mesin ATM. (Foto: istimewa)

SLEMAN, iNews.id – Satreskrim Polres Sleman berhasil mengamankan enam orang pelaku pembobolan mesin ATM di salah satu toko modern yang ada di Kecamatan Gamping, Sleman. Saat beraksi mereka membawa alat las dan tabung elpiji.

Lima orang pelaku yang diamankan, AS (44), AA (43), WD (44), AW (19), DIS (26), serta MAR (29). Mereka berasal dari Sumatera Selatan dan hanya satu yang berasal dari Yogyakarta.

“Komplotan ini mengincar ATM yang ada di minimarket,” kata Kasatreskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah, Rabu (5/8/2020).

Aksi pencurian ini dilakukan pelaku pada 5 Juli. Saat beraksi mereka berbagi peran, ada yang melakukan eksekusi di dalam, ada yang mengawasi dan ada yang menunggu hasil di luar. Saat itu pelaku sempat masuk ke dalam mini market dan membongkar mesin ATM dengan menggunakan alat las.

Namun belum sempat membawa kabur hasil curian, aksinya dipergoki warga yang curiga dengan suara berisik pada dini hari. Warga pun mendatangi lokasi dan membuat pelaku kabur.

“Seorang pelaku ditangkap warga saat itu,” katanya.

Sedangkan lima pelaku lain, berhasil ditangkap di Magelang, Jawa Tengah. Mereka berusaha kabur ke luar Yogyakarta namun usahanya diketahui petugas.

“Pengakuannya baru sekali itu. Mereka datang ke Yogyakarta untuk cari kerja, karena kehabisan bekal mereka merencanakan pencurian,” katanya.

Sebelum beraksi mereka telah mempelajari toko yang menjadi target pencurian. Denah toko dan keberadaan kamera CCTV juga digambarkan secara detail.

Sementara itu, AS mengaku membongkar sendiri mesin ATM tersebut menggunakan alat las. Sebelumnya dia belajar dari video yang ada di YouTube, cara membuka mesin ATM.

“Belajar dari YouTube, sekitar satu jam sudah bisa membongkar,” katanya.

Para tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara. Polisi juga menyita barang bukti berupa alat las, tabung gas tiga kilogram, hingga mobil yang digunakan tersangka.


Editor : Kuntadi Kuntadi