Resmikan Masjid Husnul Khatimah, Haedar Nashir Ingin Jadikan Pusat Syiar Islam Berkemajuan
BANTUL, iNews.id - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir meresmikan Masjid Husnul Khatimah yang terletak di Tamantirto, Kasihan, Bantul, Senin (31/10/2022). Haedar berharap masjid ini menjadi pusat Syiar Islam Berkemajuan.
“Masjid bukan hanya tempat untuk beribadah, tetapi menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta sekaligus memperkuat relasi sosial sesama manusia dan makhluk ciptaan Allah,” kata Haedar saat meresmikan masjid ini.
Masjid ini cukup istimewa karena berada di area dekat rumah Haedar Nashir. Ikut hadir dalam peresmian ini Ketua Umum PP Aisyiyah Siti Noordjanah Djohartini, Rektor UMY Prof Gunawan Budiarto, Pimpinan Muhammadiyah Wilayah DIY dan sejumlah undangan lain.
Haedar mengapresiasi geliat Muhammadiyah yang terus berbuat tanpa lelah. Dirinya banyak melakukan peresmian dan pencanangan amal usaha Muhammadiyah. Ketika berbuat baik hanya menggunakan modal semangat keiklasan dan menyerahkan semuanya kepada Allah.
”Saya ingatkan kepada warga Muhammadiyah utamanya jamaah, agar memakmurkan masajid yang indah dan megah ini,” katanya.
Masjid ini diharapkan menjadi wahana untuk peningkatan kesadaran literasi umat muslim agar menjadi umat terbaik yang unggul dalam spiritual, intelektual, dan sosial.
“Terima kasih kepada donatur semoga menjadi amal jariyah dan masjid ini bermanfaat,” kata Ketua Umum Pimpinan PP Aisyiyah Siti Noordjannah yang didapuk menjadi sesepuh masjid.
Masjid ini didirikan pada tahun 1996 bersamaan dengan didirikannya Universitas Muhammadiyah Yogyakarta atas inisiatif waqaf dari keluarga Almarhum Suratijo dengan lahan tanah seluas 400 meter persegi. Seiring berjalannya dinamika di masyarakat, membuat masjid ini membutuhkan fasilitas yang lebih baik dalam mendukung pelaksanaan ibadah.
Haedar Nashir dan Siti Noorjannah Djohantini mulai merencanakan pembangunan dengan mendapat fasilitas dari UMY yang ikut membantu membebaskan lahan seluas 960 meter persegi di sebelah masjid yang lama untuk dijadikan lahan persyarikatan.
Editor: Kuntadi Kuntadi