Runway Bandara YIA Menjadi yang Terpanjang Dikelola PT Angkasa Pura I
KULONPROGO,iNews.id – Landasan pacu atau runway Bandara Internasional Yogyakarta (Yogyakarta International Airport/YIA), menjadi yang terpanjang dikelola oleh PT Angkasa Pura (AP) I. Ini membuat pesawat lebih mudah mendarat secara mulus.
“Runway-nya cukup panjang, pesawat tidak perlu brake (mengerem) mendadak saat touch down (mendarat). Ini akan lebih mulus,” kata Juru Bicara Proyek Pembangunan bandara YIA PT AP I, Agus Pandu Purnawa, kepada wartawan, Jumat (26/4/2019).
Bandara YIA memiliki panjang runway mencapai 3.250 meter untuk tahap awal ini, dengan lebar 75 meter. Runway akan diperpanjang hingga 3.600 meter pada fase kedua atau ketika bandara ini beroperasional penuh pada 2020 nanti.
Menurut Agus, selama ini, runway bandara yang dikelola PT AP I rata-rata hanya 3.000 meter. Bahkan di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, hanya 2.200 meter. Akibatnya, pilot harus melakukan pengereman mendadak beberapa saat setelah roda pesawat menyentuh aspal. Kondisi inilah yang membuat penumpang menjadi kurang nyaman.
“Ketika turun di Adisutjipto, penumpang akan merasakan hentakan saat pengeremen,” ujarnya.
Perpanjangan runway juga sedang dilakukan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, dari 3.000 meter menjadi 3.400 meter. Artinya panjang bandara yang paling padat ini pun masih akan kalah dengan YIA. “Landasannya juga paling keras dengan ketebalan di tingkat Pavement Classification Number (PCN) di atas 100,” katanya.
Dengan panjang landasan 3.600 meter, Bandara YIA akan setara dengan Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng. Sementara yang terpanjang berada di bawah pengelolaan PT AP II, yakni di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, sepanjang 3.760 meter dan di Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, sepanjang 4.025 meter.
Dengan kondisi runway yang panjang dan lebar mencapai 45 meter, nantinya semua berbagai jenis pesawat komersial bisa mendarat. Apalagi di sisi kanan dan kiri lebarnya juga akan ditambah 15 meter atau total mencapai 75 meter.
Project Manager Pembangunan YIA PT AP I, Taochid Purnama Hadi mengatakan, perkembangan fisik bandara untuk persiapan operasi penerbangan perdana sudah siap. Fasilitas airside atau sisi udara seperti landasan pacu, taxyway, dan apron sudah selesai dan dipasang garis marka maupun sistem tata lampu.
“Semuanya sudah siap untuk penerbangan perdana,” ujarnya.
Sesuai rencana, bandara ini bakal dioperasionalkan pada Senin, 29 April 2019 nanti. Pada tahap awal, YIA akan membuka penerbangan domestik dari luar Jawa.
Editor: Maria Christina