Sebelum Ditemukan Tewas di Sumur, Nenek 6 Cucu Ini Pergi Berobat ke Puskesmas

Kuntadi · Jumat, 05 Juli 2019 - 21:30:00 WIB
Sebelum Ditemukan Tewas di Sumur, Nenek 6 Cucu Ini Pergi Berobat ke Puskesmas
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jenazah Suwarti (61) yang ditemukan tak bernyawa di dalam sumur Dukuh Kliripan, Kokap, Kulonprogo. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Kematian nenek enam cucu, Suwarti (61) yang ditemukan di dalam sumur di kawasan kebun kosong Dukuh Kliripan, Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap, Kulonprogo, Jumat (5/7/2019) petang, masih menyisakan misteri.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki kematian korban dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi dan keluarga korban. “Kita belum bisa pastikan bagaimana korban ini bisa kecebur ke dalam sumur,” kata Kapolsek Kokap, AKP Satriya Arif Wibowo.

Menurut Kapolsek, sekitar pukul 16.00 WIB, jajarannya menerima laporan dari warga terkait penemuan korban tewas di dalam sumur. Petugas pun langsung ke lokasi kejadian. Bersama dengan Tim SAR dan relawan MDMC, dilakukan proses evakuasi dari dalam sumur.

Lantaran kedalaman sumur mencapai lebih dari 15 meter, proses evakuasi berlangsung cukup lama. Korban akhirnya diangkat oleh tim SAR dan MDMC setelah ada yang masuk ke dalam sumur.

Setelah berhasil diangkat, jasad korban dibawa ke RSUD Wates untuk mendapatkan pemeriksaan medis. “Kita masih lakukan pemeriksaan, korban akan kita bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Satriyo.

Tokoh masyarakat Hargorejo, Bhekti Murdayanto mengatakan tidak ada yang tahu persis kejadian ini. Kuswandi suaminya, sejak pagi ke tempat tetangganya yang menggelar hajatan. Sedangkan korban pada pagi harinya sempat ke puskesmas untuk berobat diantar anaknya. “Saat (suaminya) pulang, korban sudah tidak ada. Biasanya dia merumput namun dicari tidak ketemu,” ujar mantan Kades Hargorejo ini.

Suami korban kemudian bertemu dengan tetangganya yang melihat ada karung plastik, sandal dan sabit di dekat sumur yang diduga milik korban. Mereka kemudian mengecek barang-barang tersebut.

“Karena gelap, Kuswandi (suami korban) minta tetanganya untuk mengambil jangkar dan mengecek ke dalam sumur. Saat itulah tubuh korban tersangkut dan sempat ditarik ke permukaan,” ujarnya.

Editor : Kastolani Marzuki