get app
inews
Aa Text
Read Next : Pesan Zainal Arifin Mochtar ke Pelaku Teror: Jangan Jualan Polisi untuk Nakutin Orang

Soal Pertemuan Luhut dengan Ketum Nasdem Surya Paloh, Begini Kata Pakar Komunikasi UGM

Senin, 08 Mei 2023 - 16:54:00 WIB
Soal Pertemuan Luhut dengan Ketum Nasdem Surya Paloh, Begini Kata Pakar Komunikasi UGM
Dosen Departemen Ilmu Komunikasi UGM yang juga Direktur Eksekutif Indonesian Presidential Studies (IPS) Nyarwi Ahmad. (Foto : istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id- Pertemuan antara Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dengan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan banyak mendapat tanggapan. Salah satunya dari Dosen Departemen Ilmu Komunikasi UGM Nyarwi Ahmad.

Direktur Eksekutif Indonesian Presidential Studies (IPS) ini menilai jika peretmuan itu dapat dilihat dalam tiga perspektif kemungkinan. Pertama, pertemuan tersebut bisa saja dibaca sebagai pertemuan dua sahabat lama, yang sama-sama sudah lama berkiprah dalam panggung politik dan kepartaian di Indonesia.

"Sebagaimana kita tahu, LBP merupakan salah satu elit Golkar dan Surya Paloh dulu juga pernah berkiprah di Golkar, meski sekarang sudah menjadi Ketua Umum Partai Nasdem," katanya Senin (8/5/2023).

Kedua, pertemuan keduanya mengindikasikan baik Luhut maupun Surya Paloh sama-sama punya agenda politik dan kebangsaan jelang Pilpres 2024 mendatang. Menurut Nyarwi, keduanya punya tawaran-tawaran agenda yang hendak dibicarakan dan dinegosiasikan. Baik menyangkut politik kebangsaan maupun politik elektoral.

"Terkait dengan pembahasan politik elektoral, misalnya, soal siapa saja yang potensial menjadi sosok Capres dan Cawapres dan siapa saja yang layak didukung dalam perspektif masing-masing. Tentu secara detail yang lebih tahu apa seperti apa agenda mereka, ya mereka berdua masing-masing, atau orang-orang yang ada di lingkaran dekatnya," paparnya.

Ketiga, pertemuan itu menandakan bahwa kerenggangan hubungan antara Presiden Jokowi dan Surya Paloh semakin terlihat nyata jelang Pilpres 2024 mendatang. Menurutnya, hal ini menandakan bahwa pintu komunikasi politik Surya Paloh secara langsung kepada Presiden Jokowi tampaknya kian sempit. Hal ini kemudian dibaca oleh Nyarwi bahwa keberadaan Luhut dalam pertemuan itu sebagai representasi dari orang dekat Presiden Jokowi.

"Kita tahu LBP sudah lama menjadi orang dekat kepercayaan presiden Jokowi. Agenda yang dibawa LBP ketika bertemu Surya Paloh, saya kira tidak lepas dari agenda besar presiden Jokowi. Bahkan bukan tidak mungkin, LBP mengemban misi atau mendapatkan penugasan dari Presiden Jokowi, ketika menemui Surya Paloh. Paling tidak menyampaikan pesan-pesan dari Presiden Jokowi kepada Surya Paloh," katanya.

Sejak Nasdem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres awal Oktober 2023 lalu, kehangatan dan keakraban relasi Surya Paloh dengan Presiden Jokowi tampak makin memudar, dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya. Namun begitu, dirinya tak begitu yakin pertemuan keduanya dapat menggoyang peta bursa 3 capres hari ini (Ganjar, Prabowo dan Anies). Sehingga bisa berubah hanya dua capres saja tanpa Anies.

"Saya tidak yakin mengarah ke situ. Apakah pertemuan keduanya dapat mewarnai bursa Cawapres yang potensial mendampingi masing-masing tokoh tersebut, kalau itu menurut saya masing memungkinkan terjadi. Namun, pertemuan tersebut saya kira belum mampu mengerucutkan bursa pasangan koalisi Parpol ataupun pasangan Capres-Cawapres," ucapnya.

Karena, menurut dia, dalam jangka waktu beberapa bulan kedepan, dinamika elit dan elektoral masih akan terus terjadi dan masih tercipta opsi-opsi yang terbuka. Ia juga menilai bahwa ketua-ketua umum parpol lainnya, khususnya yang tergabung dalam KIB dan KIR menjadi faktor penting yang menentukan, baik format pasangan koalisi parpol maupun pasangan Capres-Cawapres yang akan didaftarkan ke KPU pada bulan Oktober-November mendatang.

Editor: Ainun Najib

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut