Sukses Kembangkan Ikan Guppy, Kelompok Pemuda di Gunungkidul Beromset Belasan Juta

Kismaya Wibowo ยท Minggu, 02 Agustus 2020 - 14:30 WIB
Sukses Kembangkan Ikan Guppy, Kelompok Pemuda di Gunungkidul Beromset Belasan Juta
Kelompok pemuda di Gunungkidul sukses membudidayakan ikan guppy. (Foto iNews.id/Kismaya wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Kelompok Rezeki Langit di Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, sukses membudidayakan ikan guppy. Ikan hias dengan ukuran tubuh yang kecil ini telah menembus di pasar mancanegara dengan omset mencapai belasan juta per bulan.

Budidaya ikan Guppy telah dijalani oleh Suranto Surip bersama dengan 11 orang temannya sejak 2014 silam. Kini mereka merasakan manfaat budidaya ikan hias ini mampu memutar ekonomi di desa

“Omset sekarang sudah belasan juta, apalagi saat masa pandemi Covid-19 malah meningkat,” kata Suranto, Minggu (2/8/2020).

Saat ini dalam kelompok ini telah memelihara antara 6.000 hingga 7.000 guppy. Ikan ini dipilih karena perawatannya mudah, dan pakannya mudah didapat. Sekali bertelur hasilnyal lumayan banyak.

Sepasang ikan guppy dijual antara Rp10.000 hingga jutaan rupiah. Setidaknya ada 15 jenis ikan guppy yang dibudidayakan, mulai dari blue moscow, black moscow, red mozaic, blue mozaic dan beberapa jenis lainya.

“Harga tergantung kualitas dan jenisnya ada yang murah tetap ada yang sampai jutaan,” katanya.

Peternak yang lain Eko Nugroho mengatakan perawatan ikan guppy terbilang mudah. Paling penting adalah bagaimana bisa menjaga kebersihan aquarium atau kolam dan memberi makan ikan guppy 3 kali sehari. Ikan tersebut juga perlu diselingi dengan protein ikan.

Kita pasarkan secara online dan offline. Sudah tembus ke China, Malaysia hingga ke Amerika” katanya.

Setiap ikan ini, dari pembibitan sampai dengan siap jual hanya butuh waktu 3 sampai 4 bulan saja. ikan ini bisa diberikan pelet, kutu air atau protein. “Kendara kita adalah transportasi dan air, kita di gunung,” katanya.


Editor : Kuntadi Kuntadi