Takmir Masjid UGM Tetap Hadirkan Ustaz Abdul Somad dalam Kuliah Umum

Gunanto Farhan ยท Jumat, 11 Oktober 2019 - 17:03 WIB
Takmir Masjid UGM Tetap Hadirkan Ustaz Abdul Somad dalam Kuliah Umum
Masjid Kampus UGM tetap menggelar kuliah umum yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad. (Foto: iNews.id/Gunanto Farhan)

YOGYAKARTA, iNews.id - Kontroversi pembatalan kuliah umum Ustaz Abdul Somad (UAS) di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta terus bergulir. Takmir Masjid Kampus UGM tetap akan menggelar acara yang menghadirkan UAS, meski pihak rektorat membatalkan izin tersebut.

Ketua Takmir Masjid UGM, Mashuri Maschab mengatakan, hingga saat ini surat tembusan pembatalan kuliah umum UAS dari rektorat belum mereka terima.

“Hingga Jumat siang ini, kami (takmir masjid) belum menerima surat tembusan pembatalan dari rektorat. Sehingga, kami nggak punya pegangan. Padahal, pihak rektorat menjanjikan akan memberikan surat tembusan pembatalan UAS,” kata Mashuri, Jumat (11/10/2019).

BACA JUGA: Ustaz Abdul Somad Tak Diizinkan Isi Kuliah Umum di UGM Yogyakarta, Ini Alasannya

Takmir masjid juga tidak menepis kabar jika usulan pembatalan kuliah umum UAS atas tekanan alumni dengan menyebut nama Mensesneg Pratikno.

Menurut Mashuri, saat pertemuan dengan pihak rektorat, mereka berjanji membuat surat pembatalan yang dikirim langsung ke UAS dan takmir akan mendapat tembusan.

Saat itu, rektorat mengatakan jika alasan pembatalan karena sosok UAS. Namun, belakangan UGM mengeluarkan pernyataan lewat humas jika alasan pembatalan lebih ke acaranya yang tidak selaras dengan jatidiri UGM dan bukan karena sosok UAS.

“Kalau ada tekanan dari alumni, saya katakana ya. Saya dengar sendiri. Tapi, kalau menyebut nama Pak Pratikno (Mensesneg) saya tidak percaya,” katanya.

BACA JUGA: Ustaz Abdul Somad Ditolak di UGM, Takmir Masjid: Kami Tidak Membatalkan Acara Itu

Karena itu, Mashuri berharap UAS tetap hadir untuk mengisi kuliah umum di Masjid Kampus UGM. Dia juga berharap tidak ada lagi penolakan acara serupa terutama di masjid yang punya hak otonom, apalagi masjid kampus UGM dibangun bukan dari dana universitas dan pemerintah melainkan dari uang jamaah.

Diketahui, Masjid Kampus UGM rencananya menggelar kuliah umum bersama UAS dan Prof Heddy Shri Ahimsa Putra. Kuliah umum akan dilangsungkan di ruang utama Masjid Kampus UGM, Sabtu (12/10/2019) pukul 12.45 WIB hingga selesai.

Namun, Rabu (9/10/2019) pukul 08.30 WIB, panitia kuliah umum diundang UGM dan bertemu dengan Wakil Rektor (Warek) bidang PP dan Kamahasiswaan serta Warek bidang SDA.

Dalam pertemuan terungkap Rektor UGM tidak mengizinkan UAS mengisi acara di Masjid Kampus UGM, sehingga meminta takmir masjid untuk membatalkan acara tersebut.

Namun takmir masjid enggan membatalkan karena forum itu adalah kajian yang bersifat akademis. Sebagai tindak lanjutnya, Rektorat UGM akan mengirim surat kepada UAS tentang pembatalan acara itu.


Editor : Kastolani Marzuki