Tangkap Maling Motor di Yogyakarta, Polisi justru Temukan Ratusan Butir Obat Terlarang

Kuntadi ยท Selasa, 08 Oktober 2019 - 16:32 WIB
Tangkap Maling Motor di Yogyakarta, Polisi justru Temukan Ratusan Butir Obat Terlarang
Polsek Gondomanan saat memberika keterangan terkait curnamor di wilayahnya, Selasa (8/10/2019). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNews.id – Kepolisian sektor (Polsek) Gondomanan Yogyakarta, menggagalkan aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Saat dilakukan penggeledahan di rumahnya, petugas justru menemukan ratusan butir pil terlarang.

ES (20) warga Magelang Jawa Tengah dibekuk dengan barang bukti Honda Genio milik Surya Alamsyah yang diparkir di depan Bank Indonesia, Jumat (4/10/2019) dini hari. Pelalu sempat membawa motor curian sejauh 150 meter sebelum kepergok sekuriti yang patroli.

Saat didekati, petugas tidak menemukan kunci motor yang terpasang. Lantaran curiga, mereka menanyakan surat-surat kelengkapan dan membuat pelaku tidak bisa berkelit.

Pelaku akhirnya digelandang ke Mapolsek Gondomanan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selang dua jam, korban yang kehilangan sepeda motor juga melapor ke polisi.

BACA JUGA: Polisi Tangkap 2 Pelaku Curanmor di Jember, Korbannya Teman Sendiri

Kapolsek Gondomanan, Kompol Purwanto mengatakan awalnya pelaku mengaku kehilangan kunci motor. “Namun karena curiga kita periksa lebih lanjut,” katanya, Selasa (8/10/2019).

Pelaku mengaku aksi ini dilakukan lantaran tidak memiliki pekerjaan jelas. Hanya saja dari pemeriksaan, keterangan pelaku selalu berubah-ubah.

Petugas akhirnya melakukan penggeledahan di rumahnya di kawasan Jetis, Yogyakarta. Dari tempat itu, petugas justru menemukan 775 butir pil trihexiphenidhyl atau trihex.

BACA JUGA: Pengedar Obat-obatan Terlarang Jaringan Jateng-DIY Dibongkar, 3 Pelaku Ditangkap

“Ternyata pelaku ini, kerap mengkonsumsi obat-obatan itu,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara dan juga UU nomor 36 tahun 2006 tentang Kesehatan.


Editor : Umaya Khusniah