Tersangkut Paralayang, Kru Tewas Jatuh dari Ketinggian di Parangtritis

Kuntadi ยท Sabtu, 22 Desember 2018 - 20:28 WIB
Tersangkut Paralayang, Kru Tewas Jatuh dari Ketinggian di Parangtritis
Tim SAR mengevakuasi kru paralayang yang tewas karena terjatuh dari ketinggian lebih dari 100 meter setelah tangannya tersangkut paralayang di Parangtritis, DIY, Sabtu (22/12/2018). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

BANTUL, iNews.id – Kecelakaan menimpa kru olahraga paralayang di pesisir Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (22/12/2018). Korban bernama Suyadi (40), warga Dukuh Gabug, Desa Giricahyo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, tewas setelah terjatuh dari ketinggian lebih dari 100 meter.

Kecelakaan ini terjadi setelah tangannya tersangkut tali dari salah satu paralayang yang akan melakukan take off. Korban meninggal di lokasi kejadian dengan luka patah tulang tangan dan kaki.

Humas Kantor SAR DIY Pipit Eriyanto memaparkan, korban merupakan salah satu kru di landasan paralayang yang ada di Purwosari, Gunungkidul. Seperti biasanya, dia ikut membantu para atlet baik yang berlatih ataupun dalam kejuaraan yang hendak melakukan take off.

Saat membantu salah satu paralayang inilah, tangan korban tersangkut tali dari parasut paralayang yang biasanya dipakai untuk tandem. Akibatnya, korban sempat ikut tergantung dalam paralayang ini.

Mengetahui kondisi ini, sang pilot berusaha untuk mendaratkan parasutnya di sisi timur Pantai Parangtritis, Bantul. Lantaran tidak kuat bertahan dengan berpegangan pada tali, korban akhirnya jatuh di pasir di tepi pantai.

“Korban menjnggal dunia di lokasi kejadian dengan luka patah tulang kaki dan tangan,” kata Pipit Eriyanto.

Korban diperkirakan jatuh dari ketinggian lebih dari dari 100 meter. Dari kejauhan, warga melihat seperti ada baju yang terjatuh. Namun banyak warga berteriak jika yang jatuh manusia. Saat itulah petugas SAR langsung ke lokasi jatuhnya korban dan mendapati korban sudah meninggal dunia.


Editor : Maria Christina