Truk Tebu Masuk Jurang Sedalam 20 Meter di Kulonprogo, Sopir Kritis
KULONPROGO, iNews.id – Truk sarat muatan tebu yang akan dikirim ke Pabrik Gula (PG) Madukismo, Yogyakarta terjun bebas ke jurang sedalam 20 meter di Dusun Ngroto, Desa Pendoworejo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, Kamis (9/8/2018).
Kecelakaan tersebut terjadi diduga akibat truk mengalami rem blong. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun sopir truk mengalami luka parah di bagian kaki, tangan, badan dan sebagian muka. Oleh warga, sopir truk nahas itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah, Nanggulan.
Informasi di lokasi kejadian menyebutan, kecelakaan berawal saat truk bernomor polisi AA 1462 LK yang dikemudikan Arif Setiawan (42), warga Argodadi, Sedayu, Bantul ini hendak membawa muatan tebu dari Samigaluh menuju PG Madukismo, Yogyakarta. Namun saat dalam perjalanan, truk yang dikendarainya mengalami rem blong di jalan menurun tajam di Dusun Ngroto.
Sopir truk berusaha mengendalikan laju kendaraannya dengan rem tangan namun truk terus melaju dan menghantam beberapa pohon dan tugu keluarga berencana (KB) sebelum akhirnya terjun bebas ke jurang sedalam 20 meter.
“Dari arah atas, truk sudah oleng. Jalannya kenceng. Truk itu muat tebu dan nggak sempat ngerem kelihatannya,” kata saksi mata, Ariza Marwan.
Banit Sabhara Polsek Girimulyo, Aipda Sapto Hardoyo mengatakan, mobil truk yang membawa tebu dari arah barat sudah mulai oleng dan hilang kendali. “Truk terus meluncur dan menghajar Tugu KB dan terjun ke jurang. Truk masuk jurang sedalam 20 meter. Sopir luka-luka di kaki tangan dan sebagian tak bisa digerakan,” katanya.
Menurut dia, kondisi jalan di daerah Pendoworejo, Girimulyo diketahui memang menjadi salah satu titik rawan kecelakaan. Selain sempit, jalur akses di kawasan ini juga dikenal curam dan kerap terjadi kecelakaan lalu lintas. “Karena itu, kami mengimbau para pengendara dan pengguna jalan untuk lebih berhati-hati lagi saat melintas di jalur ini,” ucapnya.
Editor: Kastolani Marzuki