Ungkap 19 Kasus, Polda DIY Amankan 20 Tersangka dalam Operasi Curanmor Progo 2020

Priyo Setyawan ยท Jumat, 27 November 2020 - 17:00:00 WIB
Ungkap 19 Kasus, Polda DIY Amankan 20 Tersangka dalam Operasi Curanmor Progo 2020
Polda DIY mengungkap 19 kasus curanmor dan mengamankan 20 tersangka selama Operasi Curanmor Progo 2020. (Foto: iNews.id/Priyo Setyawan)

SLEMAN, iNews.id - Kepolisian Daerah (Polda) DIY berhasil mengulung 20 pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) selama Operasi Curanmor Progo 2020 mulai 11 November sampai 24 November. Polisi juga mengamankan barang bukti 14 kendaraan bermotor dari 19 kasus yang berhasil diungkap.

“Total ada 20 tersangka yang diamankan dari 19 kasus curanmor yang berhasil kami ungkap,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda DIY Kombes Pol Burkan Rudi Satria di Mapolda DIY, Jumat (27/1/2020).

Dalam aksinya, pelaku ini menggunakan beberapa cara. Mulai dari menjebol kunci kontak, memakai kunci palsu maupun mengambil motor karena kuncinya masih tertancap. Untuk itu, Burkam minta masyarakat waspada saat memarkir kendaraan.

“Jangan sembarangan menaruh kendaraan, apalagi saat parkir,” kata Burkan.

Burkan mengatakan, lokasi pencurian kendaraan ini didominasi di permukiman penduduk. Selain itu juga di lokasi parkir umum, tempat usaha atau mini market. Namun ada juga yang di jalanan sepi dan persawahan, dengan rentang antara pukul 00.00 WIB-18.00 WIB.

“Kalau jenis kendaraan yang diincar lebih banyak matic. Kenapa, karena mudah menjual sesuai pesanan penadah,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto mengatakan, 19 kasus yang terungkap itu sesuai dengan target operasi yang telah ditentukan. Rinciannya empat kasus diungkap Ditrekrimun Polda DIY dengan tiga tersengka. Sedangkan Polresta Yogyakarta mengungkap empat kasus dengan tujuh tersangka dan Polres Sleman empat kasus dengan empat tersangka.

Polres Bantul berhasil mengungkap tiga kasus dengan tiga tersangka. Polres Kulonprogo mengungkap dua kasus dengan dua tersangka dan Polres Gunungkidul dua kasus dengan satu tersangka.

Polisi juga mengamakan 14 unit kendaraan sebagai barang bukti, berupa 13 kendaran roda dua dan satu roda empat pick-ap. Selain itu masih ada tiga hanphone, 10 BPKB/STNK, enam buah spare parta (rangka, mesin, selebor, pletor lampu dan footstep knalpot), satu buku kir dan jaket hasil kejahatan.

“Warga yang merasa kehilangan, dapat menghubungi kepolisian setempat dengan membawa surat keterangan atau bukti kepemilikan kendaraan,” kata Yulianto.

Editor : Kuntadi Kuntadi