Virus Corona Merebak, Kelulusan Siswa SD dan SMP Ditentukan Sekolah

Kuntadi ยท Jumat, 17 April 2020 - 20:05 WIB
Virus Corona Merebak, Kelulusan Siswa SD dan SMP Ditentukan Sekolah
Ilustrasi siswa SMP (Foto: Antara)

YOGYAKARTA, iNews.id - Pelajar di Kota Yogyakarta sudah mengikuti ujian sekolah dengan sistem online. Selama tanggap darurat bencana Covid-19 kelulusan ditentukan oleh pihak sekolah masing-masing.

Ujian ini diperuntukkan bagi kelas VI dan IX sekaligus untuk menentukan kelulusan. Ujian sekolah telah dilakukan sejak senin (13/4/2020) lalu dengan memanfaatkan aplikasi google class room. Ujian sekolah ini berakhir pada hari senin (20/4/2020) mendatang.

Satu di antara murid yang melakukan ujian sekolah online yakni Nailu Nada Zahra, siswi SMPN 5 Yogyakarta ini mengatakan ada aturan tertentu yang harus dipatuhi oleh peserta didik selama mengerjakan ujian sekolah online.

"Sebelum ujian dimulai harus melakukan absensi terlebih dahulu, setelah absensi baru soal ujian dikirimkan. Untuk mengerjakan juga ada batasan waktunya, misalkan pukul 07.30 ujian dimulai, selesai pada pukul 09.00 lalu dikumpulkan dan harus tepat waktu," ujarnya, dikutip website resmi Pemkot Jogja, Jumat (17/4/2020).

Nailu mengatakan, dalam waktu satu hari mengerjakan dua mata pelajaran untuk usek dan pada hari terakhir nanti ia mengerjakan satu mata pelajaran.

Lanjutnya, untuk mata pelajaran yang ada pada Ujian Nasional (UN) seperti matematika, IPA, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris yang membuat soal dari dua pihak yaitu Dinas Pendidikan dan dari pihak sekolah.

"Misalnya ada 60 soal, 50 soal yang membuat dari dinas lalu sisanya yang membuat dari pihak sekolah. Kalau ada murid yang tidak memiliki jaringan internet bisa menggunakan paket data pada gawai mereka," ucapnya..

Sedangkan untuk ujian praktik, telah dilakukan beberapa bulan yang lalu sebelum masa pandemi Covid-19.

"Untuk ujian praktik sudah dilakukan pada akhir bukan Januari hingga awal bulan Februari lalu," ucapnya.

Selama ujian berlangsung dia mengungkapkan tidak menemukan kendala, baik dalam mengerjakan soal maupun jaringan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Budi Asrori mengatakan selama tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 kali ini kelulusan ditentukan oleh pihak sekolah.

"Kelulusan yang menentukan pihak sekolah, berdasarkan nilai ujian dan rapot," ucapnya.


Editor : Nani Suherni