Warga Gunungkidul Dikejutkan Kemunculan Puluhan Lubang Misterius

Kismaya Wibowo ยท Senin, 04 Februari 2019 - 19:40:00 WIB
Warga Gunungkidul Dikejutkan Kemunculan Puluhan Lubang Misterius
Warga menunjukkan salah satu lubang di sawahnya di Desa Petir, Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, DIY, Senin (4/2/2019). (Foto: iNews/Kismaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Warga Desa Petir, Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dikejutkan dengan kemunculan puluhan lubang misterius di persawahan. Diameternya mencapai 1 meter hingga 8 meter. Sejak 2018 lalu, terhitung sudah ada 33 lubang serupa di kawasan ini.

Terbaru, sebuah lubang kembali muncul Senin (4/2/2019) di lahan sawah milik Sujoko, warga Desa Petir. Diameternya mencapai 6 meter dengan kedalaman mencapai 5 meter. Kemunculan lubang ini membuat warga khawatir dan was-was bertani. Mereka mengaku sebelumnya tidak ada tanda-tanda tanah bakal berlubang.

“Pagi-pagi saya ke ladang, sudah kejadian kayak gini. Diameter lubangnya kurang lebih 6 meter dan semakin lebar kelihatannya,” kata Sujoko.

Sujoko dan warga setempat langsung melaporkan kejadian itu ke petubas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Warga ingin mendapat penjelasan penyebab fenomena itu terjadi sehingga mereka bisa mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan saat bertani. Apalagi di Kecamatan Rongkop saja, sudah ada 17 lubang yang serupa sejak tahun 2018 lalu.

“Kami ya was-was. Apalagi tahun kemarin, rumah belakang sudah ada kejadian kayak gini persis. Kami khawatir lubang tersebut akan semakin membesar dan mengganggu aktivitas kami di sawah,” kata warga.

Lubang misterius yang muncul di persawahan warga di Desa Petir, Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul. (Foto: iNews/Kismaya Wibowo)

 
Sementara petugas dari BPBD Kabupaten Gunungkidul langsung datang ke lokasi untuk melihat kemunculan lubang yang dilaporkan warga setempat. “Sementara ini kami baru cek lokasi dulu karena ini jauh dari permukiman,” ujar petugas BPBD, Sumarno.

Data sementara dari BPBD Gunungkidul menyebutkan, sejak tahun 2018 lalu, total sudah ada 33 lubang serupa yang terjadi di seluruh wilayah Gunungkidul. Diduga lubang tersebut terjadi karena di dalam lapisan tanah sejak awal sudah berlubang untuk jalan air di dalam tanah.

Untuk sementara, BPBD meminta para petani maupun warga agar berhati-hati saat beraktivitas di sekitar lubang. Warga diimbau tidak mendekatinya karena kondisi lubang semakin membesar dan mengancam keselamatan warga.

“Jadi yang penting kewaspadaan, lebih-lebih saat hujan, jangan sampai mendekat di lubang ini. Memang sepintas dari atas cuma kecil, tapi di dalamnya lebar sehingga sangat berbahaya jika warga beraktivitas di sekitar lubang,” kata Sumarno.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di sekitar area lubang, sudah dipasangi garis polisi sehingga warga tidak mendekat. Warga setempat berharap bisa segera mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.


Editor : Maria Christina