Warga Yogyakarta Bagikan Nasi Bungkus untuk Mahasiswa yang Tak Mudik

Nani Suherni ยท Jumat, 29 Mei 2020 - 12:04 WIB
Warga Yogyakarta Bagikan Nasi Bungkus untuk Mahasiswa yang Tak Mudik
Warga RW 9 Wirogunan, Mergangsan dirikan dapur umum untuk suplai kebutuhan makanan mahasiswa yang tidak bisa pulang pada Kamis (28/5/2020). (Foto: Dok Humas Pemkot Jogja)

YOGYAKARTA, iNews.id - Aksi kepedulian di tengah pandemi Covid-19 kembali ditunjukkan warga Kota Yogyakarta, Kelurahan Wirogunan. Mereka membuat dapur umum untuk menyedikan makanan bagi mahasiswa rantau yang indekos.

Ketua RW 09 Kelurahan Wirogunan Yogi Praseto menjelaskan, dapur umum ini dikelola secara mandiri oleh warga. Setiap harinya, dapur umum bisa menghasilkan 100 porsi nasi bungkus.

“Kita bagikan kepada anak indekos atau asrama yang tidak bisa pulang kampung, kami bagikan nasi bungkus dengan lauk dan sayur,” katanya dilansir website resmi Pemkot Jogja, Jumat (29/5/2020).

Yogi melanjutkan, di Kelurahan Wirogunan ada sekitar 75 anak indekos yang membutuhkan bantuan. Bahkan di antaranya kesulitan keuangan karena tidak mendapat kiriman dari orang tuanya.

“Nasi bungkus dari dapur umum ini tidak hanya dibagikan di Wirogunan namun juga kami salurkan kepada mahasiswa rantau di Babarsari dan Tuntungan, mereka juga sedang mengalami kesulitan,” kata Yogi.

Aksi solidaritas yang sudah berjalan selama 18 hari. Rencananya, kegiatan tersebut akan diperpanjang setelah ada keputusan resmi tentang perpanjangan masa tanggap darurat Covid-19 di DIY.

“Sebelumnya kegiatan ini akan kami tutup pada 1 Juni namun karena ada perpanjangan, kami mengikuti diperpanjang juga nanti sampai 30 Juni,” ucapnya.

Yogi menjelaskan, modal awal dapur ini sekitar Rp2 juta dari warga. Bantuan biaya operasional juga diberikan oleh warga sekitar.


Editor : Nani Suherni