Sebanyak 1.500 hingga 2.000 motor tua bakal meramikan event DJogjantique Day #6 yang akan digelar 5-6 Agustus di JEC. (Foto : Ist)
Ainun Najib

BANTUL, iNews.id – Sebanyak 1.500 hingga 2.000 motor tua bakal meramikan event DJogjantique Day #6 yang akan digelar 5-6 Agustus mendatang di Jogja Expo Center (JEC) Bantul. Para peserta ini berasal dari seluruh Indonesia bahkan ada peserta yang berasal dari luar negeri. 

Ketua Motor Antique Club (MAC) DIY Atmaji Aprilianto menyebut, meski persiapan event Djogjantique Day #6 mepet namun event ini tetap alan berlangsung meriah. 

"Para pesertanya dari seluruh Indonesia, mulai Aceh hingga Bali. Bahkan sejumlah peserta dari luar negeri juga sudah konfirmasi seperti Malaysia, Thailand dan Inggris," ujarnya di Jumat (29/7/2022) sore di JEC, Banguntapan, Bantul. 

Dalam event yang mengambil tema ‘Grumregass’, ribuan motor tua yang dikendarai langsung pemiliknya dari seluruh Indonesia akan langsung diseleksi sesuai kategori di lokasi acara. 

"motor-motor itu nanti akan kita kelompokan agar mempermudah pengunjung mendapatkan informasi mengenai motor-motor tua. Ajang ini memang untuk sarana edukasi,” ujarnya.

Aprilianto mengatakan tema Grumregass diusung sebagai gambaran semangat kebangkitan para pecinta motor antik Indonesia lantaran tidak bisa bersilaturahmi beberapa tahun akibat pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.

Selain menampilkan motor tua, dalam event ini nanti juga akan ditampilkan tiga karya seniman Eri Sudarmono yang merupakan karya seni dari sampah onderdil kendaraan bermotor. Dari tiga karya seni yang dipamerkan ini salah satu karya akan dilelang. Ditampilkannya karya daur ulang ini selaras dengan tema yang diangkat tagun ini yakni tentang kepedulian pada lingkungan. 

Sementara itu Ketua Panitia Acara Djogjantique Day#6 2022 Anton Regong menjelaskan, motor-motor yang ditampilkan dalam event ini adalah motor-motor pabrikan Amerika-Eropa dari tahun 1922 sampai 1960-an. Di antaranya BSA, Triumph, Indian, Djawa, DKW, Norton serta beberapa merek kendaraan antik  lainnya.

"Kegiatan ini diharapkan juga bisa membantu meningkatkan UMKM. Dalam event ini kita juga menyediakan tempat bagi para pelaku UMKM sepertai penjual merchandise, oleh-oleh dan lainnya," ujarnya.

Selain itu setelah datang di kegiatan kami pada Jumat-Sabtu di hari Minggu-nya para peserta diharapkan bisa berwisata ke objek-objek wisata di Yogyakarta dan membeli oleh-oleh.


Editor : Ainun Najib

BERITA TERKAIT