Dampak penonaktifan ini paling dirasakan oleh pasien dengan penyakit kronis yang membutuhkan penanganan mendesak. Pasien cuci darah (hemodialisis) dan kemoterapi menjadi kelompok yang paling terdampak karena jadwal tindakan medis mereka tidak dapat diundur.
"Kaget sekali, karena mau dipakai berobat ternyata sudah tidak aktif. Padahal ini sangat mendesak untuk jadwal pengobatan berkala," kata Aris Ardianto, salah satu warga yang mengurus reaktivasi di MPP.
Pemkot Yogyakarta mengimbau bagi warga yang merasa kepesertaan BPJS PBI-nya tidak aktif untuk segera melapor melalui jalur yang tersedia agar kendala administrasi ini tidak menghambat perawatan medis di fasilitas kesehatan.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait