KULONPROGO, iNews.id - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Kulonrogo mencatat ada 229 industri baru lahir dalam kurun waktu 2021-2022. Pandemi Covid-19 justru mampu menumbuhkan industri baru berkembang pesat.
Kabid Industri Disdagin Kulonprogo, Ade Wahyu mengatakan pada 2021 hanya ada 15.618 industri di Kulonprogo. Namun pada 2022 melonjak epsat menjadi 15.847 industri.
“Ada penambahan 229 industri baru dalam rentang 2021-2022,”ujarnya, Rabu (2/2/2023).
Menurut dia, pandemi Covid-19 justru menciptakan peluang usaha di masyarakat. Warga banyak berada di rumah justru mampu mmebuat inovasi dengan menciptakan produk atau usaha baru. Selain itu industri kecil menengah juga tumbuh sangat pesat.
“Kami terus mendorong dengan memberikan pelatihan agar produk mereka bisa bersaing di pasar,” ujarnya.
Selama ini keberadaan industri kecil menengah sulit berkembang karena tidak memiliki izin usaha. Selain itu kualitas produk yang dihasilkan masih kalah bersaing dan nilai usaha masih rendah.
Dinas telah menyusun rencana pembangunan industri di Kulonprogo. Produk yang dihasilkan juga akana dilengkapi dengan sertifikasi halal, sertifikasi tingkat komponen dalam negeri hingga bimbingan teknis bagi wirausaha baru.
"Kami juga memberikan bantuan peralatan produksi agar produk yang dihasilkan meningkat,” ujarnya.
Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait