Anggota Komisi VI DPR asal DIY Subardi mendorong UMKM untuk melengkapi dengan SNI agar bisa bersaing. (foto: istimewa)

Produk yang sudah mendapatkan sertifikat akan terlindungi dari potensi kejahatan hak cipta. Selain itu SNI juga akan menambah nilai bisnis sebuah produk.

“Saya akan kawal agar pelaku UMKM bisa naik kelas. Kalau sudah SNI, itu artinya memiliki hak cipta, dan ada perlindungan terhadap karyanya sehingga konsumen semakin yakin,”ujarnya.  

Pelaku UMKM harus berani bersaing dengan produk impor. Jangan sampai produk asing membanjiri pasar dalam negeri. Namun harus dibalik, produk indonesia yang harus menguasai pasar di luar. 

“Sengaja saya undang BRI untuk akses modal, ada juga Dinas Perizinan untuk membantu legalitas hingga konsultan digital untuk menambah strategi pemasaran. Harapan saya mereka bisa berkolaborasi sehingga pasar lebih baik,” katanya.  

Direktur bidang Standar Nasional Satuan Ukuran (SNSU) BSI, Wahyu Purbowasito mengatakan, strategi jemput bola seperti ini akan mendorong pelaku UMKM memanfaatkan peluang yang diberikan pemerintah bersama DPR untuk pengembangan UMKM.

“Kami juga mendorong agar segera memenuhi syarat-syarat, karena ketika standarisasi terpenuhi makan produk akan siap bersaing,” katanya.  


Editor : Kuntadi Kuntadi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network