Amerika Serikat (AS) dan sekutunya bersikeras mengusir Rusia dari Kelompok Dua Puluh (G20). (Foto Ilustrasi :Antara)
Ahmad Islamy Jamil

MOSKOW, iNews.id – Amerika Serikat (AS) dan sekutunya bersikeras mengusir Rusia dari Kelompok Dua Puluh (G20). Keinginan mereka ini sebagai bentuk protes mereka terhadap serangan Rusia ke Ukraina.

Namun Rusia tak ambail pusing dengan upaya ini. Pada Jumat (25/3/2022), Istana Kepresidenan Rusia menyatakan tidak ada hal buruk yang terjadi pada Rusia jika AS berhasil mengusir Moskow dari G20. 

Apalagi, saat ini memang sudah banyak juga anggota G20 yang berperang ekonomi dengan Rusia.

“Format G20 penting. Akan tetapi dalam situasi saat ini, ketika sebagian besar peserta berada dalam keadaan perang ekonomi dengan kami, tidak ada hal buruk yang akan terjadi,” kata Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, kepada wartawan, Jumat (25/3/2022).

Dmitry menuturkan, dunia ini jauh lebih beragam daripada sekadar Amerika Serikat dan Eropa. Peskov pun memperkirakan, upaya AS untuk mengisolasi Moskow—yang dia klaim sejauh ini hanya efektif sebagian—juga akan gagal.

Peskov mengatakan, beberapa negara mengambil pendekatan yang lebih bijaksana terhadap Rusia. Dia yakin, Moskow bakal membangun arah kebijakan baru di semua bidang dengan negara-negara yang bersahabat dengan Rusia.

Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden mengatakan dia lebih suka jika Rusia dikeluarkan dari G20 setelah Moskow mengerahkan puluhan ribu tentara untuk menyerang Ukraina sejak 24 Februari lalu.


Editor : Ainun Najib

BERITA TERKAIT