Bayu Permadi, perajin batik di Kulonprogo menciptakan batik motif Gunung Semeru yang hasil penjualannya untuk korban erupsi Semeru.(Foto: iNews.id/Kuntadi)
Kuntadi

KULONPROGO, iNews.id - Erupsi Gunung Semeru yang menewaskan puluhan warga Lumajang, Jawa Timur pada 4 Desember lalu, menginspirasi Bayu Permadi (25) untuk menuangkan ke dalam kain batik. Warga Sembungan, Gulurejo, Lendah, Kulonprogo ini sengaja membuat batik dengan motif Gunung Semeru sebagai media menggalang donasi bagi koran erupsi Semeru. 

Ide pembuatan ini muncul karena keprihatinan Bayu dengan dampak erupsi yang dirasakan warga yang tinggal di lereng Semeru. Mereka tidak hanya kehilangan nyawa, namun rumah dan harta benda mereka semuanya habis. Bahkan lingkungan tempat tinggal warga juga rusak. 

Atas kondisi itu, Bayu tergerak untuk ikut membantu donasi bagi korban erupsi Semeru. Lantaran berprofesi sebagai perajin batik, maka ide itu dituangkan di atas kain putih. Awalnya dibuat sketsa, dilanjutkan proses pemalaman dan pencantingan hingga pewarnaan dan pelepasan malam. 

“Sebagai perajin batik saya ingin membantu warga terdampak Semeru dengan cara kami yakni membuat batik dengan motif Semeru,” kata pemilik Sembung Batik

Batik semeru ini hanya diproduksi secara terbatas karena dia hanya membuat tujuh lembar saja. Hal ini tidak lepas dari makna angka tujuh yang dalam bahasa Jawa berarti pitulungan (pertolongan). Harapannya tujuh kain itulah bisa terjual dan dana yang dihimpun bisa untuk menolong. 

“Ketujuh kain ini sangat eksklusif karena motifnya berbeda,” katanya.

Ketujuh kain ini akan dijual dengan sistem lelang melalui media sosial. Satu lembarnya akan dibuka dengan harga penawaran Rp250 ribu. Hasil keseluruhan penjualan ini akan didonasikan untuk membantu warga. 

Batik motif Semeru ini menggambarkan Gunung Semeru yang mengalami erupsi, dengan beberapa pernik seperti awan panas, aliran lahar dan kondisi lingkungan yang terdampak. Batik ini didominasi warna hitam dengan kombinasi warna merah, putih, abu-abu dan biru. 

“Kami luncurkan batik motif Semeru dalam rangkaian peringatan 13 tahun Sembung batik,” katanya.  


Editor : Kuntadi Kuntadi

BERITA TERKAIT