Rekaman video KKB yang memenggal kepala seorang pendulang emas di Pegunungan Bintang, Papua. (Foto : iNews/Edy Siswanto)
Edy Siswanto, SM Said, Andrew Chan

JAYAPURA, iNews.id - Sungguh biadab apa yang dilakukan Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua ini. Mereka dengan sadis memenggal leher seorang warga sipil di Distrik Kawe Awinbon, Pegunungan Bintang, Papua, Rabu (20/7/2022).

Dalam video yang dirilis KKB, mereka menunjukkan kepala seorang pendulang emas yang dipenggal karena dituding sebagai intelijen aparat. Aksi keji ini dilakukan KKB Kodap 16 Wilayah Yahukimo pimpinan Bocor Sobolim. 

"Ingat, kami tidak akan main-main. Kami bukan bunuh, buang jenazah. Tapi sekarang kami bawa pulang kepala. Kepalanya ada di honai ini," kata Bocor Sobolim, pimpinan KKB Yahukimo dalam rekaman video, Rabu (20/7/2022). 

Sementara Danrem 172 Praja Wira Yakti Brigjen TNI JO Sembiring menyebut korban murni warga sipil yang mencari nafkah di wilayah pendulangan.

"Akses ke wilayah pendulangan ini sangat jauh di dalam hutan dan hanya bisa diakses dengan helikopter. Tidak ada intel di sana yang ada masyarakat. Kami akan berkoordinasi dengan pemkab setempat," katanya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal ketika dikonfirmasi menyebut lokasi kejadian, kata dia di Tambang Ilegal Kawe Awinbon.

“Iya benar, kasus pembunuhan terhadap korban atas nama  Azis tersebut saat ini tengah ditangani Polres Pegunungan Bintang” ujar Kamal.

Dia menjelaskan, dari informasi yang didapat kejadian berawal saat korban sedang menjaga kios bersama temannya. Tiba- tiba, lanjut dia datang beberapa orang tak dikenal dan langsung masuk.

“Dua orang tak dikenal tersebut masuk kedalam kios menanyakan korban sambil memegang parang sedangkan yang lainnya berjaga- jaga diluar” ucapnya. 

Menurutnya, saat korban disuruh buka baju oleh orang tak dikenal tersebut, teman korban melarikan diri ke lokasi 96 dan memberitahukan kejadian tersebut kepada masyarakat berada di lokasi 96. 

“Saat ini Polres Pegunungan Bintang masih melakukan kooordinasi untuk menuju ke Lokasi kejadian guna mengevakuasi  jenazah korban” katanya.


Editor : Ainun Najib

BERITA TERKAIT