Foto Ilustrasi. Dinkes Gunungkidul mengimbau faskes menghentikan sementara penggunaan obat sirop untuk anak. (Foto : ist)

Namun dia tetap meminta masyarakat waspada dan melakukan antisipasi secara dini, terutama jika mendapati gejala kesehatan yang mengarah pada gangguan ginjal. "Segera periksa ke dokter jika menemukan gejala, masyarakat perlu peduli dan cermat," ujar Dewi.

Sementara itu Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Gunungkidul Diah Prasetyorini juga mengatakan belum ada konklusi pasti terkait penyebab ginjal akut pada anak. Termasuk apakah benar dari obat batuk sirup atau bukan.

Menurutnya, merujuk pada informasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sejauh ini belum ada larangan untuk obat sirop paracetamol. Meski begitu penggunaannya harus tetap rasional. "Pemberian obat harus rasional, yakni menyesuaikan kondisi anak ketika sedang demam," ujarnya.


Editor : Ainun Najib

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network