JAKARTA, iNews.id – Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah kembali meluncurkan awan panas guguran pada Jumat (10/7/2026) pagi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat awan panas meluncur sejauh 2 kilometer ke arah barat daya.
Berdasarkan laporan BPPTKG, awan panas guguran terjadi pada pukul 08.31 WIB. Fenomena tersebut terekam dengan amplitudo maksimum 34,08 milimeter dan berdurasi 137,4 detik.
“Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi Jumat, 10/07/2026. Pukul 08:31 WIB, estimasi jarak luncur 2.000 m dengan amplitudo maks 34,08 mm durasi 137,4 detik mengarah ke barat daya (hulu Kali Sat/Putih),” dikutip dari keterangan BPPTKG.
Sebelumnya, pada periode pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, BPPTKG mencatat 10 kali guguran lava ke arah barat daya melalui Kali Sat/Putih dan Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Selain itu, aktivitas kegempaan juga masih tergolong tinggi. Selama periode pengamatan tersebut, tercatat 29 kali gempa guguran dengan amplitudo 2–26 milimeter dan durasi 65,21–191,58 detik.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait