Istirul menjelaskan, kegiatan padat karya infrastruktur yang melibatkan tenaga kerja dari masyarakat setempat yang merupakan penganggur dan setengah penganggur, juga warga miskin di daerah itu. Untuk tahap pertama dikerjakan pada April 2023, sedangkan tahap dua pada Juni 2023.
Dari hasil monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan Disnakertrans Bantul, seluruh pekerjaan fisik padat karya infrastruktur sudah berjalan dengan baik. Masyarakat juga sudah melaksanakan pekerjaan sesuai yang direncanakan.
"Ada beberapa lokasi minta izin karena ada kendala kegiatan di kampung, sehingga minta mundur satu hari. Ada juga yang sampai dua hari karena ada pernikahan kemudian 'sripah' (kabar meninggal) dan sebagainya itu yang membuat pekerjaan menjadi mundur," ucapnya.
Sedangkan untuk distribusi material ke lokasi padat karya sudah terdistribusi dengan baik sesuai yang dibutuhkan. "Ada beberapa kendala dan itu sudah kita antisipasi semuanya. Sehingga pekerjaan harapannya bisa berjalan dengan lancar," ucapnya.
Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait