JAKARTA, iNews.id - Penggunaan kendaraan lapis baja Rantis Koopssus TNI di markas Front Pembela Islam (FPI) menjadi perbincangan netizen. Pasalnya kendaraan yang dibawa ini adalah kendaraan taktis untuk perang.
Banyak yang menduga mobil berlogo Inkas tersebut adalah buatan PT Pindad, Bandung, Jawa Barat. Namun, dari penelusuran iNews.id ternyata bukan.
Berdasarkan situs resmi Inkasarmored, kendaraan tersebut adalah buatan Kanada, tipe Sentry Civilian dengan body Limousine. Mobil ini memiliki dimensi; panjang 5.969 mm, lebar 2.514 dan tinggi 2.489 dengan wheelbase (jarak sumbu roda) 3.576 mm. Inkas Sentry Civilian memiliki kapasitas tempat duduk enam orang dan tangki bahan bakar hingga 151 liter. Mobil ini antipeluru dan granat dengan level BR-6.
Urusan jantung pacu, Inkas Sentry menggendong mesin 6.7 L Diesel V8 yang mampu menghemburkan tenaga hingga 330 hp pada 2.600 rpm, disalurkan melalui transmisi otomatis 10-percepatan.
Sebelumnya, video viral di media sosial merekam konvoi kendaraan tempur dan mobil dinas pasukan elite Komando Operasi Khusus (Koopssus TNI) berhenti di depan markas FPI pimpinan Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta. Kejadian itu diduga berlangsung pada Kamis (19/11/2020).
Komandan Koopssus (Dankoopssus) Mayjen TNI Richard Tampubolon mengonfirmasi kebenaran video tersebut. Dia mengatakan konvoi itu melintas di Petamburan untuk kembali ke markas. ”Itu melintas perjalanan kembali ke markas,” ujarnya di Jakarta, Kamis (19/11/2020).
Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait