Mendiang Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar (kanan) bersama AM Hendropriyono (tengah) dan Luhut Binsar Pandjaitan semasa muda. (Foto: IG/AM Hendropriyono).

Hendro mengatakan, saat Wismoyo sudah kembali ke Jakarta, gilirian dirinya berangkat dalam operasi di Kalbar tersebut bersama Sintong Panjaitan, teman satu angkatan Wismoyo di Akademi Militer 1963.

“Saya menjadi Kepala Seksi Intelijen, saya tinggal melanjutkan membuka Death Letter Box yang lain, tapi awal dari pembongkaran adalah penemuan Pak Wismoyo,” ujar Hendro.

Wismoyo merupakan ipar Presiden Soeharto, dia menikah dengan Sri Hardjanti. Kariernya melesat setelah menjabat Danjen Kopassandha 1983-1985 (kini Danjen Kopassus). 

Namanya juga sempat mencuat sebagai kandidat Panglima ABRI tetapi Soeharto lebih memilih Feisal Tanjung dan menugaskan Wismoyo sebagai Ketua KONI.

Wismoyo penggerak kekompakan seluruh kepala staf saat itu termasuk Kapolri dalam setiap kebijakan. Bahkan di eranya setiap kepala staf memiliki agenda bergantian mengunjungi kesatuan angkatan lain.


Editor : Ainun Najib

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network