JAKARTA, iNews.id - Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dipastikan tidak meledak di udara sebelum jatuh. Laporan awal ini disampaikan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berdasarkan data-data di lapangan yang diperoleh.
Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menuturkan, kesimpulan awal ini diperoleh berdasarkan temuan KRI Rigel. Dari operasi pencarian dan penyelamatan, tim SAR gabungan mencatat luas sebaran serpihan di area seluas lebar 100 meter dan panjang 300-400 meter.
"Luas sebaran ini konsisten dengan dugaan pesawat tidak mengalami ledakan sebelum membentur air," ujar Soerjanto di Jakarta, Selasa (12/1/2021.
Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakara-Pontianak jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021). Pesawat membawa 62 orang, terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.
Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait