SMA N 1 Temon memasang barcode pada pohon untuk mendukung pembelajaran siswa. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

Totok mengatakan, ide memberikan label pohon ini diadopsi dari kebijakan pemerintah Singapura. Di sana, hampir semua pohon diberikan label dan nama. Hal ini dirasakan menarik untuk diterapkan di sekolah untuk memberikan pengetahuan siswa.

Scan barcode ini sangat mudah, cukup dengan download aplikasi di play store e-pohon. Dengan menggunakan handphone dipakai untuk scan dan akan diketahui jenis tanaman yang ada.

“Hampir semua siswa sudah memiliki aplikasi ini, jadi bisa bermanfaat,” katanya.

Kepala Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Kulonprogo, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, Rudi Prakanto mengapresiasi kegiatan ini yang diharapkan mampu mendukung terwujudnya sekolah ramah anak. Untuk itulah sekolah harus bisa berperan dalam membimbing siswa, tidak hanya dalam kapasitas pembelajaran.

“Siswa juga harus diajak untuk ramah kepada sekolah,” katanya.


Editor : Kuntadi Kuntadi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network