Ilustrasi zona merah. (Foto: Istimewa)

SLEMAN,iNews.id – Kasus positif Covid-19 di kabupaten Sleman mengalami lonjakan yang cukup tinggi dalam lima hari terakhir. Hal ini menjadikan Kabupaten Sleman masuk ke dalam zona merah.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, pada awal November sampai pertengan November sebenarnya Sleman sudah masuk zona kuning. Memasuki minggu ketiga November 2020 terjadi penambahan kasus yang cukup signifikan, sehingga masuk di zona oranye. Kasus ini terus bertambah sampai di pekan keempat dengan kasus positif diatas 150.

“Penambahannya lebih dari 150 kasus, maka status Sleman pada pekan ke empat November masuk zona merah,” kata Joko Hastaryo, Jumat (20/11/2020).

Joko mengatakan, kondisi Sleman saat ini dapat dikatakan masuk gelombang kedua Covid-19. Ini berdasarkan pada data statistik, setelah 20 hari zona kuning dengan melihat penambahan kasus positif dan pasien sembuh.

“Dari 17 kapanewonan di Sleman, saat ini tingal satu kapanewonan yang masuk zona hijau, lainnya, kuning, orange dan merah,” kata Joko.

Mayoritas kasus positif ini muncul setelah libur panjang. Bahkan Selama libur panjang antara 1-14 November 2020, Sleman dalam kondisi kuning. Pascalibur panjang Sleman masuk zona orange dan sekarang menjadi merah. Hanya saja apakah ini karena dampak dari libur panjang, belum ada kajian tentang itu.

“Kajian ilmiah belum ada, memang saat libur panjang aktivitas cukup tinggi,” paparnya.

Joko mengatakan, Kapanewon Cangkringan saat ini masuk zona merah. Meski begitu tidak akan banyak berpengaruh terhadap penanganan pengungsi di barak Glagaharjo, Cangkringan. Kasus Covid-19, bukan di Glagaharjo, melainkan di Argomulyo dan Wukirsari. Sedangkan Glagaharjo, Kepuharjo dan Umbulharjo hingga sekarang belum ada kasus positif dan masuk zona hijau.

“Kami sudah mendapatkan bantuan dari BNPB untuk swab antigen. Pengungsi akan dilakukan rapid test,” katanya.


Editor : Kuntadi Kuntadi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network