Sejumlah Samanera (biksu kecil) berjalan di atas jembatan Sungai Progo saat ritual Dhutanga di kawasan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (24/12/2002). (Foto : Antara)

Direktur Pemasaran Pelayanan dan Pengembangan Usaha TWC Hetty Herawati mengapresiasi inisiatif dan kerja keras Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia bersama Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) dan elemen masyarakat, dalam menggelar acara ini.  “Acara ini yang pertama kali dengan jumlah Samanera 500 orang,"ujarnya.

Tak hanya, dalam negeri ternyata ritual ini juga diikuti peserta dari manca negara. Hal ini tentu juga meningkatkan promosi terhadap Candi Borobudur. Di samping itu yang membuatnya bangga karena melibatkan masyarakat sekitar. 

Hetty Herawati yakin Borobudur akan semakin memberikan banyak manfaat ekonomi sosial, bagi komunitas sekitar candi. Ritual tersebut ternyata juga menjadi atraksi yang menarik bagi masyarakat sekitar.

“Ini sebuah contoh bagaima pun Candi Borobudur bisa menunjukkan semangat toleransi antar umat beragama," kata dia.


Editor : Ainun Najib

Sebelumnya
Halaman :
1 2 3

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network