Menhan Prabowo Subianto mengamati Palapa S-1 yang merupakan drone pemantau spesialis di medan sulit karya peneliti Fakultas Teknik UGM yang dipamerkan di Balairung UGM, Yogyakarta, Jumat (4/3/2022). (Foto : Antara)

Sementara itu, salah seorang mahasiswa Fakultas Teknik Mesin UGM Ditya Farhas menjelaskan Rudal Pasopati adalah jenis rudal jelajah yang mampu menarget sasaran diam dengan ketinggian rendah sehingga tidak terdeteksi radar.

Rudal Pasopati, kata dia, dilengkapi roket booster karena dirancang untuk mengejar dengan kecepatan tinggi. "Bisa menempuh kecepatan 130 kilometer per jam," kata dia.

Dikutip dari laman resmi UGM, pada 2017 Rudal Pasopati generasi pertama berhasil melalui uji terbang pertama di lapangan udara yang dikelola oleh TNI Angkatan Udara di daerah Gading, Wonosari, Yogyakarta.

Rudal Pasopati ini memiliki panjang 170 cm, diameter 17 cm, dan berat kosong 0,9 kg. Penggunaan "electric ducted fan" (EDF) dipilih karena memiliki karakteristik yang mirip dengan turbojet namun memiliki keuntungan tambahan karena lebih mudah dikendalikan.


Editor : Ainun Najib

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network