Selama ini pemerintah Amerika Serikat (AS) beserta negara sekutunya terus meningkatkan jumlah pengiriman senjata ke Ukraina yang berakibat konflik semakin berlarut-larut dan tak kunjung berhenti.
Gerasimo menyebut bantuan peralatan perang negera-negara Barat ini jika dikonversi dalam uang nilainyamencapai 100 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.554,6 triliun. "Sumbangan terbesar diberikan AS, Inggris Raya, Polandia, dan Rumania," ujarnya.
Lebih lanjut, Valery Gerasimov mengklaim jika sebagian besar bantuan itu berhasil dihancurkan oleh senjata presisi tinggi milik tentara Rusia.
"Lebih dari 1.300 objek kritis terkena rudal jarak jauh berpresisi tinggi. Ini menjadikan potensi tempur angkatan bersenjata Ukraina berkurang secara signifikan," ujarnya.
Drone canggih milik Rusia menurut Gerasimov juga menghancurkan lebih dari 600 target selama operasi khusus termasuk berbagai infrastruktur militer dan energi milik Ukraina
Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait