Gerobak saat mengantarkan wisatawan keliling Jodog-Karangasen, Gilangharjo, Pandak, Bantul, Minggu (2/1/2022). (Istimewa)

Keseluruhan jumlah gerobak dalam wadah paguyuban mencapai 50 unit. Untuk itu akan dikoordinasikan bagaimana kalau tidak hanya sebulan sekali. Sehingga ke depannya tidak hanya sebulan sekali.

"Sementara ini karena baru diluncurkan hanya di hari Minggu Pon. Tetapi kedepan kita koordinasikan," kata dia.

Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul, Nugroho Eko Setyanto mengatakan, gerobak merupakan transportasi tradisional sebagai hasil karya budaya yang memang harus tetap dilestarikan.

Apalagi gerobak  sekarang mempunyai fungsi yang lebih dari pada dulu. Dulu hanya sebagai alat transportasi, tetapi saat ini dengan keunikan  merupakan potensi untuk menambah semaraknya pariwisata di Kabupaten Bantul.

"Kami berharap tempat-tempat lain yang ada destinasi wisata bisa mengundang rekan-rekan komunitas gerobak," kata dia.

priyo setyawan


Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network