Veda Ega Pratama berhasil meraih podium tertinggi dalam dua race pamungkas Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2022 di Mandalika. (Foto : Ist)
erfan erlin

GUNUNGKIDUL, iNews.id- Pembalap asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama berhasil meraih podium tertinggi dalam dua race pamungkas Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2022 di sirkuit Pertamina Mandalika International Street Circuit, Nusa Tenggara Barat. Pencapaian mengukuhkan Veda pada posisi tiga besar klasemen akhir ajang balap bergengsi tingkat Asia ini.

Gelaran IATC menjadi pembuktian para pembalap muda Indonesia dapat bersaing di tingkat balap Asia menghadapi lebih dari 20 pembalap mancanegara yang ikut serta sepanjang gelaran tahun ini. 

Perjuangan maksimal pun ditunjukkan pebalap Indonesia hingga putaran terakhir di Mandalika. Pada race pertama (12/11), Veda yang melakukan start dari posisi pertama berhasil menjaga posisinya dari tekanan tiga pembalap lainnya hingga lap ke tujuh. 

Secara konsisten dan perlahan, pembalap asal Gunungkidul ini mampu keluar dari tekanan hingga memperlebar jarak hingga 7,9 detik dan berhasil finis di posisi pertama. 

Raihan podium tertinggi pada race pertama menjadi bekal positif Veda dalam melakoni race kedua pada Minggu (13/11/2022). Sempat berada pada posisi ke-6 hingga lap ketiga, Veda terus memacu motornya dengan semangat juang yang tinggi. 

Veda menyalip satu persatu pebalap di depannya hingga pada lap keenam dirinya dapat menempati posisi pertama hingga akhir balapan berakhir.

Veda mengatakan kemenangan sapu bersih di Mandalika sejak latihan bebas, kualifikasi, hingga kedua balapan ini saya persembahkan untuk orang tua, keluarga, Astra Honda Motor dan juga masyarakat Indonesia yang telah memberikan dukungan luar biasa. 

"Terima kasih untuk semuanya, semoga saya dapat terus meningkat prestasi balap menuju mimpi tertinggi saya bersaing di arena balap dunia,” ujar pelajar yang membalap di bawah naungan PT Astra Honda Motor (AHM) Indonesia ini.

Hingga akhir musim balap IATC 2022, Veda yang sempat mengalami cidera pada awal musim sehingga melewati satu putaran, berhasil meraih total 141 poin dan menempati posisi ketiga pada Rider’s Champhionship.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan, perjuangan para pebalap belia dalam mengharumkan nama Indonesia di kancah balap International sangat terlihat jelas melalui persaingan ketat yang tidak patah semangat sejak awal musim. 

"Kami akan terus memberikan dukungan untuk perjuangan para pebalap muda Indonesia dalam meraih prestasi tertinggi hingga ke kancah balap dunia," kata dia.

Dari 11 balapan yang dilakukan, para pebalap muda ini mampu menunjukkan tren positif dalam peningkatan kemampuan dan metal yang terus membaik hingga dapat menjadi bekal untuk bersaing di tingkat dunia di kemudian hari. 

"Program penjenjangan balap terus kami gulirkan untuk dapat membawa para pebalap mengharumkan nama Bangsa di balapan dunia,” ujar Andy.


Editor : Ainun Najib

BERITA TERKAIT