Pemkab Gunungkidul melakukan bedah rumah milik keluarga kurang mampu. (Foto : Antara)
Antara

GUNUNGKIDUL, iNews.id- Ratusan rumah tidak layak huni dari keluarga kurang mampu akan menerima program bedah rumah dari Pemkab Gunungkidul. Pemerintah menganggarkan dana hingga Rp7 miliar untuk program ini. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Irawan Jatmiko menyebut sebanyak 400 rumah mendapatkan program bedah rumah tidak layak huni (RTLH). Total dana yang disediakan sebanyak Rp7 miliar yang bersumber dari APBD.

"Setiap rumah akan mendapat anggaran simulasi Rp17,5 juta. Biaya bedah rumah masih ditambah dari swadaya masyarakat," ujar di Gunungkidul, Rabu (23/11/2022).

Irawan mengatakan pihaknya sudah melakukan verifikasi dan validasi data penerima program RTLH ini. "Kami berharap program ini mengentaskan RTLH di Gunungkidul," ujarnya.

Lurah Salam, Kapanewon Patuk, Asmuni mengatakan, koordinasi terus dilakukan dengan DPUPRKP Gunungkidul terkait bantuan bedah rumah ini dan akhirnya didapat 5 KK yang jadi penerima bantuan.

Asmuni bersyukur karena warganya kini bisa memiliki hunian yang lebih nyaman. Rumah mereka pun juga jadi lebih aman selama musim hujan ini.

"Bantuan stimulan Rp 17,5 juta per penerima ini menggunakan Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) dari DPUPRKP," kata Asmuni.

Sementara itu Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, masih banyak warganya yang belum memiliki tempat tinggal layak. 

Menurut purnawirawan TNi berpangkat mayor itu, bedah rumah merupakan intervensi dari pemerintah perlu dilakukan.

"Mereka harus dibantu agar menjalani hidup lebih layak di hunian yang layak pula. Ke depan, bedah rumah ini akan kami tingkatkan anggarannya," ujarnya. 


Editor : Ainun Najib

BERITA TERKAIT